Dukung Proporsional Terbuka, Demokrat Tak Ingin seperti Beli Kucing dalam Karung

Rabu, 31 Mei 2023 - 06:47 WIB
loading...
Dukung Proporsional...
Ketua Fraksi Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono menyatakan, bahwa pihaknya akan mendukung sistem Pemilu proporsional terbuka pada Pileg 2024. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Fraksi Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono menyatakan, pihaknya akan mendukung sistem Pemilu proporsional terbuka pada Pileg 2024. Ia tak ingin, rakyat tak mengetahui calon wakil rakyatnya saat hendak memilih.

"Kami mendukung sistem proporsional terbuka , Kita tidak ingin mendapat calon anggota DPR RI seperti membeli kucing dalam karung," kata pria yang akrab disapa Ibas ini di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (30/5/2023).

Sejak awal kata Ibas, Fraksi Demokrat konsisten menolak sistem Pemilu proporsional tertutup. Apalagi, katanya, proses tahapan Pemilu telah berjalan.

"Daya pikir komitmen kita sama, tidak hanya Partai Demokrat, seluruh fraksi di parlemen hari ini mengingatkan kepada hakim-hakim MK yang mulia dan terhormat, agar mereka dapat memutuskan yang terbaik untuk bangsanya," terang Ibas.

Baca juga: Denny Indrayana Dapat Informasi MK Bakal Putuskan Sistem Pemilu Proporsional Tertutup

Ibas mengingatkan kepada hakim MK, bahwa proses tahapan Pileg 2024 telah berjalan 11,5 bulan. Ia mengajak agar seluruh pihak dapat menyukseskan pesta demokrasi lima tahunan itu dengan menjunjung etika, jujur, adil, hingga transparan.

"Tentu rumor atau diskusi ini jangan dikesampingkan, karena kalau tidak kami ingatkan terus menerus testimoni dari Prof Denny itu adalah pengingat, supaya kita tidak tertidur di saat kita semua sedang berupaya berkompetisi secara sehat," tuturnya.

"Karena beda pandangan di parlemen sudah sangat biasa. Saya pikir kami Partai Demokrat sebagai oposisi yang juga sangat kritis kita juga ingin mendukung cara-cara proses demokrasi perundang-undangan yang sesuai dengan normanya," tandasnya.

Sebagai informasi, delapan Fraksi DPR menyerukan penolakan sistem Pemilu proporsional tertutup. Mereka menyatakan sikap itu, usai menggelar konferensi pers di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (30/5/2023).

Adapun konferensi pers itu, turut dihadiri oleh seluruh Fraksi DPR terkecuali PDIP. Dari Golkar, diwakili oleh Ketua Fraksi Kahar Muzakir, Ketua Fraksi PAN Saleh Daulay dan Waketum Habiburokhman.

Kemudian Ketua Fraksi PPP Amir Uskara, Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwani, Ketua Fraksi Nasdem Robert Rouw, Sekretaris Frakai PKB oleh Fathan Subchi, dan Ketua Fraksi Partai Demokrat oleh Ketua Fraksi Edhie Bsakoro Yudhoyono.

"Terbuka yes, tertutup no," seru delapan fraksi sebelum menutup konferensi pers.

Dalam pidatonya, Ketua Fraksi Golkar Kahar Muzakir mengingatkan sistem Pemilu proporsional terbuka telah berlaku sejak lama. Bila diubah, ia menyayangkan lantaran proses Pemilu telah berjalan.

"Kita sudah menyampaikan DCS kepada KPU. Setiap partai politik calegnya itu dari DPRD kabupaten/kota DPR RI jumlahnya kurang lebih 20 ribu orang. Jadi kalau ada 15 partai politik itu ada 300 ribu. Nah mereka ini akan kehilangan hak konstusionalnya kalau dia pakai sistem tertutup," tutup Kahar.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
Sejumlah Akun Medsos...
Sejumlah Akun Medsos Dipolisikan, Ade: Perkuat Dugaan Demokrat Bersama Roy Suryo Cs Jatuhkan Jokowi
Komisi II DPR Bakal...
Komisi II DPR Bakal Panggil KPU Imbas Penggunaan Jet Pribadi
Tanggapi Narasi Liar...
Tanggapi Narasi Liar Hubungan SBY-Kapolri Renggang, Wasekjen Demokrat: Spekulasi Tidak Berdasar
Dinilai Lahirkan Caleg...
Dinilai Lahirkan Caleg Inkompeten dan Money Politics, Sistem Pemilu Perlu Dikoreksi
Saraswati Rahayu Mundur...
Saraswati Rahayu Mundur dari DPR, PB PII: Jadi Teladan Politik Generasi Muda
Perkuat Akar Rumput,...
Perkuat Akar Rumput, BMI Demokrat Gelar Muscab dan Pelantikan Serentak se-Tegal Raya
Ingin Buka Lagi Penjara...
Ingin Buka Lagi Penjara Alcatraz, Trump Minta Dana Rp2,6 Triliun
Polemik PAW Anggota...
Polemik PAW Anggota DPRD Waropen Picu Polemik, Begini Penjelasan PBB
Rekomendasi
Gunakan MT Gamkonora,...
Gunakan MT Gamkonora, Pertamina Patra Niaga Tambah 450 Ribu Barel Minyak
Bumerang Bagi Penerimaan...
Bumerang Bagi Penerimaan Negara, Usulan Kenaikan Batas Produksi Rokok Tuai Kritik
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Berita Terkini
Bukan Sekadar Insinyur,...
Bukan Sekadar Insinyur, Alumni ITS Didorong Kuasai Kepemimpinan dan Finansial
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Ade Darmawan Minta Jaksa...
Ade Darmawan Minta Jaksa Tolak Segala Intervensi di Kasus Ijazah Jokowi
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Infografis
5 Alasan Kapal Induk...
5 Alasan Kapal Induk AS Tak Lagi Relevan dalam Perang Masa Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved