Operasi Ketupat 2023, Ini 6 Amanat Penting Kapolri
Senin, 17 April 2023 - 17:35 WIB
loading...
Kapolri Jenderall Listyo Sigit Prabowo mengajak agar tugas pengamanan Operasi Ketupat 2024 dijadikan sebagai ladang ibadah. Foto: MPI/Bachtiar Rojab
A
A
A
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan amanat penting kepada jajarannya dalam Operasi Ketupat 2023 . Salah satunya menjalin kedekatan dengan media hingga influencer.
"Pertama, laksanakan tugas dengan sungguh-sungguh dan tanamkan dalam diri bahwa melakukan pengamanan dalam Operasi Ketupat 2023 adalah sebuah kehormatan, sekaligus ladang amal ibadah bagi kita semua," ujar Listyo saat memimpin apel Operasi Ketupat 2023 di Silang Monas, Jakarta Pusat, Senin (17/4/2023).
Baca juga: 148.126 Personel Gabungan Diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2023
Kedua, lanjut Listyo, mengedepankan langkah-langkah humanis, terapkan buddy system dan pedomani SOP, agar dapat memberikan pelayanan terbaik dengan "Presisi" sebagaimana harapan masyarakat.
"Ketiga, pastikan ketersediaan perlengkapan pribadi, sarana prasarana dan berbagai fasilitas penunjang lainnya pada setiap pos pengamanan, pos pelayanan, maupun pos terpadu, sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas secara optimal," imbuhnya.
Keempat, kata Listyo, yakni melalukan pengamanan arus balik sama halnya ketika arus mudik. Sehingga, masyarakat bisa melakukan perjalanan dengan aman dan tertib.
"Sehingga kita mampu mengawal perjalanan mudik dari keberangkatan hingga kepulangan, agar masyarakat mendapatkan kegembiraan bertemu sanak saudara dan bisa kembali dengan selamat," tuturnya.
"Pertama, laksanakan tugas dengan sungguh-sungguh dan tanamkan dalam diri bahwa melakukan pengamanan dalam Operasi Ketupat 2023 adalah sebuah kehormatan, sekaligus ladang amal ibadah bagi kita semua," ujar Listyo saat memimpin apel Operasi Ketupat 2023 di Silang Monas, Jakarta Pusat, Senin (17/4/2023).
Baca juga: 148.126 Personel Gabungan Diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2023
Kedua, lanjut Listyo, mengedepankan langkah-langkah humanis, terapkan buddy system dan pedomani SOP, agar dapat memberikan pelayanan terbaik dengan "Presisi" sebagaimana harapan masyarakat.
"Ketiga, pastikan ketersediaan perlengkapan pribadi, sarana prasarana dan berbagai fasilitas penunjang lainnya pada setiap pos pengamanan, pos pelayanan, maupun pos terpadu, sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas secara optimal," imbuhnya.
Keempat, kata Listyo, yakni melalukan pengamanan arus balik sama halnya ketika arus mudik. Sehingga, masyarakat bisa melakukan perjalanan dengan aman dan tertib.
"Sehingga kita mampu mengawal perjalanan mudik dari keberangkatan hingga kepulangan, agar masyarakat mendapatkan kegembiraan bertemu sanak saudara dan bisa kembali dengan selamat," tuturnya.
Lihat Juga :