Polri Petakan 125 Titik Rawan Macet di Jalur Mudik Lebaran
Senin, 17 April 2023 - 17:41 WIB
loading...
Pemudik bersepeda motor antre untuk memasuki Pelabuhan Merak di Banten, Sabtu (30/4/2022). Foto/Antara
A
A
A
JAKARTA - Polri memetakan 125 titik rawan macet di jalur arteri saat arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2023 . Polri pun mengerahkan personelnya ke titik-titik tersebut.
“Khusus jalur arteri atau non-tol, Polri telah memetakan 125 titik rawan gangguan kamseltibcar lantas (keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, red)," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam amanat apel gelar pasukan Operasi Ketupat di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Senin (17/4/2023).
Sigit mengatakan, personel kepolisian dikerahkan untuk melakukan pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli (turjawali) di titik rawan kemacetan tersebut. "Menempatkan personel pada titik-titik tersebut guna melakukan turjawali dan terapkan rekayasa lantas lokal seperti pemberlakuan ganjil-genap, one way, penutupan U-turn, serta penyiapan jalur alternatif," ujar Sigit.
Baca juga: Operasi Ketupat Lebaran 2023 Libatkan 148.261 Personel Gabungan
Di sisi lain, Sigit mengungkapkan, Operasi Ketupat tersebut akan berlangsung selama 14 hari atau dua minggu, pada 18 April - 1 Mei 2023. "Polri bersama stakeholder terkait berkomitmen untuk melaksanakan pengamanan secara lebih optimal, melalui Operasi Terpusat dengan sandi Ketupat 2023 selama 14 hari sejak 18 April sampai dengan 1 Mei 2023," ucap Sigit.
Sigit menjelaskan, sebelum operasi ketupat, Polri telah melakukan kegiatan rutin yang ditingkatkan (kryd) pada 10 - 16 April 2023. Hal itu juga akan dilanjutkan setelah tergelarnya operasi ketupat pada 2 - 9 Mei 2023.
“Khusus jalur arteri atau non-tol, Polri telah memetakan 125 titik rawan gangguan kamseltibcar lantas (keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, red)," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam amanat apel gelar pasukan Operasi Ketupat di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Senin (17/4/2023).
Sigit mengatakan, personel kepolisian dikerahkan untuk melakukan pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli (turjawali) di titik rawan kemacetan tersebut. "Menempatkan personel pada titik-titik tersebut guna melakukan turjawali dan terapkan rekayasa lantas lokal seperti pemberlakuan ganjil-genap, one way, penutupan U-turn, serta penyiapan jalur alternatif," ujar Sigit.
Baca juga: Operasi Ketupat Lebaran 2023 Libatkan 148.261 Personel Gabungan
Di sisi lain, Sigit mengungkapkan, Operasi Ketupat tersebut akan berlangsung selama 14 hari atau dua minggu, pada 18 April - 1 Mei 2023. "Polri bersama stakeholder terkait berkomitmen untuk melaksanakan pengamanan secara lebih optimal, melalui Operasi Terpusat dengan sandi Ketupat 2023 selama 14 hari sejak 18 April sampai dengan 1 Mei 2023," ucap Sigit.
Sigit menjelaskan, sebelum operasi ketupat, Polri telah melakukan kegiatan rutin yang ditingkatkan (kryd) pada 10 - 16 April 2023. Hal itu juga akan dilanjutkan setelah tergelarnya operasi ketupat pada 2 - 9 Mei 2023.
Lihat Juga :