Etika dan Kode Etik Perfilman

Senin, 06 Maret 2023 - 09:43 WIB
loading...
A A A
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Kode Etik berarti norma dan asas yang diterima oleh kelompok tertentu sebagai landasan tingkah laku. Adapun kata “etika” sendiri berasal dari bahasa Yunani “ethos” yang berarti “adat istiadat” atau “kebiasaan”. Dalam pengertian ini, etika berarti kebiasaan hidup yang baik kepada diri sendiri atau lingkungannya. Maka etika berisi nilai-nilai, tata cara hidup, aturan hidup yang baik, dan seterusnya.

Dalam pengertian itu, etika sama dengan “moral” (bahasa Latin “mos”, jamaknya “mores”, yang berarti adat istiadat atau kebiasaan). Jadi, etika dan moralitas sama-sama berarti sistem nilai tentang bagaimana manusia harus hidup baik yang diwujudkan dalam bentuk kebiasaan dan perilaku yang ajek atau berulang. Kata “moral” memang selalu mengacu pada baik-buruknya seseorang sebagai manusia.

Selain itu, etika juga dimengerti sebagai filsafat moral atau ilmu yang membahas atau mengkaji nilai-nilai dan norma moral. Di sini etika tidak memberi perintah konkret, tapi menghasilkan orientasi. Jadi etika dimengerti sebagai cabang filsafat yang menekankan pendekatan kritis dalam melihat nilai-nilai dan norma moral dengan segala permasalahannya. Maka etika adalah refleksi kritis mengenai nilai dan moral. Ia adalah ilmu. Bukan ajaran.

Dalam dunia filsafat dikenal beberapa jenis atau teori etika. Dua di antaranya adalah Etika Dentologis dan Etika Teleologis. Kata deotologis berasal dari bahaya Yunani “deon” yang berarti kewajiban. Etika ini menekankan kewajiban untuk bertindak baik. Suatu tindakan itu baik bukan atau tidak dinilai dan dibenarkan berdasarkan akibat atau tujuan baik dari tindakan, melainkan berdasarkan tindakan itu sendiri sebagai baik pada dirinya. “Jangan mencuri”; “Janji harus ditepati”, dan seterusnya.

Jadi ia menekankan motivasi, kemauan baik, dan watak yang kuat. Menurut Immanuel Kant, kemauan baik harus dinilai baik pada dirinya sendiri terlepas dari apapun juga. Kemauan baik adalah syarat mutlak untuk bertindak secara moral. Tindakan baik tidak saja sesuai dengan kewajiban, melainkan juga yang dijalankan demi kewajiban.

Sedangkan (etika) teleologis berasal dari bahasa Yunani “telos” yang berarti tujuan. Etika ini mengukur baik buruknya tindakan berdasarkan tujuan yang mau dicapai dengan tindakan itu atau akibat yang ditimbulkan. Etika ini lebih situasional, karena tujuan dan akibat suatu tindakan bisa sangat tergantung pada situasi khusus tertentu.

Problemnya: Bagaimana menilai tujuan atau akibat dari tindakan itu? Tujuan dan akibat baik itu untuk siapa? Pribadi yang melakukannya atau orang banyak? Etika ini memunculkan dua aliran, yakni egoisme etis (kepentingan pribadi) dan utilitarianisme (manfaat sebanyak mungkin orang).

Aliran yang sangat terkenal dan dianut banyak orang adalah utilitarianisme. Berasal dari bahasa Latin “utilis”, yang berarti bermanfaat atau berguna. Prinsip aliran ini: The greatest happiness of the greatest number. Aliran ini mengukur betul-salahnya tindakan manusia dari manfaat akibatnya. Baginya, semua tindakan pada dirinya sendiri dianggap netral.

Yang memberi nilai moral pada tindakan itu adakah akibat-akibatnya. Kritik terhadap aliran ini adalah bahwa ia tidak menampung masalah keadilan dan hak bagi sebagian orang, minoritas, atau satu orang yang bisa jadi dirugikan akibat keputusan yang diambil.
Dalam khazanah etika juga dikenal istilah Etika Umum dan Etika Khusus.

Etika Umum berbicara mengenai norma dan nilai moral, kondisi dasar bagi manusia untuk bertindak secara etis, dan mengambil keputusan etis. Sedangkan Etika Khusus merupakan penerapan prinsip-prinsip atau norma moral dasar dalam bidang kehidupan yang khusus pula. Ia meneropong bidang khusus, dan memberi pegangan sekaligus refleksi dalam bidang khusus itu.

Sekarang apa yang dimaksud dengan profesi dan etika profesi? Profesi adalah pekerjaan yang dilakukan sebagai nafkah hidup dengan mengandalkan keahlian dan keterampilan dan melibatkan komitmen pribadi yang mendalam. Etika Profesi adalah salah satu dari Etika Khusus/Terapan Etika Profesi juga cukup luas karena setiap profesi mengembangkan etikanya sendiri, seperti etika kedokteran, etika bisnis, etika media massa, dan lain-lain.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dewan Etik Partai Golkar...
Dewan Etik Partai Golkar Jatuhkan Sanksi kepada 3 Kader dari Sumsel
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
Mama Sinta Laporkan...
Mama Sinta Laporkan Dandhy Laksono soal Film Pesta Babi, Polisi Lakukan Pendalaman
Polemik Film Pesta Babi,...
Polemik Film Pesta Babi, Publik Diajak Melihat Papua Secara Utuh
TB Hasanuddin Kritisi...
TB Hasanuddin Kritisi Pembubaran Nobar Film Pesta Babi
Film Bapak Paling Jujur,...
Film Bapak Paling Jujur, Drama Komedi yang Bikin Andovi da Lopez Tak Bisa Bohong
Jadi Pemeran Utama Film...
Jadi Pemeran Utama Film Foufo, Tretan Muslim Ungkap Misi Film Ini
Inayah Wahid Debut di...
Inayah Wahid Debut di Film Foufo, Sempat Mengira Judulnya Fufufafa
Rekomendasi
Deretan Delegasi Asing...
Deretan Delegasi Asing yang Hadiri Pemakaman Khamenei, Salah Satunya Musuh Bebuyutan Iran
Konten Natural Bersama...
Konten Natural Bersama Kekasih Bikin Mohammad Irfan Makin Dikenal Warganet
BTS Jadi Tamu Kehormatan...
BTS Jadi Tamu Kehormatan Argentina Jelang Konser Oktober Mendatang
Berita Terkini
TikTok PHK Massal Karyawan...
TikTok PHK Massal Karyawan Tokopedia, DPR Minta Satgas Mitigasi PHK Turun Tangan
Bukan Soal Gugatan Ditolak,...
Bukan Soal Gugatan Ditolak, Dharma Pongrekun: Perjuangan Saya Memastikan Kekuasaan Tetap Dibatasi Konstitusi
Soroti Dugaan Suap BEM...
Soroti Dugaan Suap BEM UBK, Didi Mahardhika Minta Gerakan Mahasiswa Jaga Integritas
Pakar Hukum Sebut Kasus...
Pakar Hukum Sebut Kasus Roy Suryo Tidak Memenuhi Syarat Deponering
Kapolri Lantik Kakorlantas...
Kapolri Lantik Kakorlantas Baru dan 6 Kapolda, Ini Daftarnya
Kemlu: Dubes RI untuk...
Kemlu: Dubes RI untuk Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved