Terima Pengaduan Lukas Enembe, Komnas HAM Tak Campuri Proses Hukum di KPK

Jum'at, 03 Februari 2023 - 20:49 WIB
loading...
Terima Pengaduan Lukas...
Komnas HAM menegaskan tak akan mencampuri proses hukum Lukas Enembe di KPK. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia ( Komnas HAM ) menerima pengaduan dari keluarga Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe. Namun Komnas HAM menegaskan tak akan ikut campur dalam proses hukum yang sedang berjalan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Komnas HAM RI menghormati proses hukum yang sedang ditempuh saat ini terkait dugaan korupsi yang menjadi kewenangan KPK," kata Ketua Komnas HAM, Atnike Nova Sigiro dalam keterangannya, Jumat (3/2/2023).

Atnike menambahkan bahwa Komnas HAM menerima tiga aduan dari pihak keluarga Lukas Enembe. Bahkan aduan juga ada yang disampaikan secara langsung di Kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat.

Baca juga: Dokter Pribadi Protes Lukas Enembe Tak Diberi Ubi dan Ketela di Rumah Sakit

"Komnas HAM RI telah menerima tiga pengaduan langsung dari pihak keluarga dan kuasa hukum Saudara. Lukas Enembe yang diwakili oleh Saudara Emanuel Herdyanto, dkk. pada 19 Desember 2023 di Kantor Komnas HAM," ucapnya.

Dua laporan lainnya diterima Komnas HAM dari Front Mahasiswa Papua pada 26 Januari 2023 yang diwakili Elon Wonda serta ddari Tim Penasihat Hukum Lukas Enembe yang diwakili Petrus Bala Pattyona, pada 2 Februari 2023 di Kantor Komnas HAM RI Menteng, Jakarta Pusat

Atnike memastikan Komnas HAM telah berkoordinasi dengan KPK terkait tuntutan keluarga Lukas mengenai hak kesehatan. Menurut Atnike, Komnas HAM dan KPK sepakat memberikan atensi terhadap kondisi kesehatan Lukas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kisah Kasus Nadiem Dalam...
Kisah Kasus Nadiem Dalam Perkara Korupsi
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
KPK Periksa Mantan Stafsus...
KPK Periksa Mantan Stafsus Menag Gus Yaqut terkait Kasus Kuota Haji
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
Sudewo Klaim Namanya...
Sudewo Klaim Namanya Dicatut Soal Pemerasan Jabatan Perangkat Desa, KPK: Publik Bisa Cermati Dakwaan
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa 18 Juni, Kejagung Dalami 26 Tokoh Terkait Kasus Korupsi MBG
Sinergi KPK dan BNN...
Sinergi KPK dan BNN dalam Raker Komisi III DPR Bahas Program 2027
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Kenakan Rompi Tahanan,...
Kenakan Rompi Tahanan, Bupati Muara Enim Edison Resmi Ditahan KPK
Rekomendasi
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Main Sinetron Stripping,...
Main Sinetron Stripping, Gisel Sempet Galau Pikirkan Gempi
Drama di Akhir Laga,...
Drama di Akhir Laga, Ghana Tekuk Panama 1-0
Berita Terkini
KPK Buka Peluang Periksa...
KPK Buka Peluang Periksa Pihak BPK, Dalami Peran Eks Staf Ahli Bobby Adhityo Rizaldi
Kisah Kasus Nadiem Dalam...
Kisah Kasus Nadiem Dalam Perkara Korupsi
Eks Wakil BGN Sony Sonjaya...
Eks Wakil BGN Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Hari Ini
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved