Hasto PDIP Anggap Pencegahan Agustiani Tio oleh KPK ke Luar Negeri Tidak Manusiawi

Sabtu, 26 April 2025 - 08:54 WIB
loading...
Hasto PDIP Anggap Pencegahan...
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto memberikan keterangan usai persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (25/4/2025). FOTO/NUR KHABIBI
A A A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menganggap pencegahan ke luar negeri oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap mantan Anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina tidak manusiawi. Sebab, Tio sedang menderita kanker.

Disebutkan, Tio dalam masa pengobatan kankernya itu memilih berobat ke Guangzhou, China.

Hasto yang juga menjadi terdakwa kasus dugaan suap pergantian antar waktu (PAW) dan perintangan penyidikan menyebutkan, pencegahan ke luar negeri Tio bersama suaminya tanpa alasan yang jelas.



"Ia melihat suaminya kemudian dicekal tanpa pemeriksaan dia tidak bisa berobat karena tidak mau menyebutkan keterangan berkaitan dengan apa yang terjadi di musala terkait dengan saya maka kemudian dia menerima perlakuan yang tidak manusiawi," kata Hasto usai persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (25/4/2025).

"Maka pada kesempatan ini, saya menyampaikan keberatan terhadap perlakuan yang tidak manusiawi ini dan semoga seruan kami sejak tanggal Februari agar saudari Tio bisa melanjutkan pengobatannya, itu dapat dibuka pintunya oleh KPK," katanya.

Hasto Ngaku Sulit Tidur

Hasto Kristiyanto mengaku sulit tidur karena memikirkan kondisi eks Anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina yang dicegah ke luar negeri oleh KPK di saat ia harus berobat ke Guangzhou, China.

"Jadi meskipun hari ini berjalan lancar, tetapi tadi malam jujur saja saya sulit tidur," kata Hasto di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (25/4/2025).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Minta KPK Transparan...
DPR Minta KPK Transparan Usut Kasus Dugaan Gratifikasi Menhut
Pengalihan Kasus Febrie...
Pengalihan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung, YLBHI Desak KPK Ambil Alih Penyidikan
Tersangka Kuota Haji...
Tersangka Kuota Haji Ajukan Praperadilan, KPK Tegaskan Penggeledahan Berdasarkan Aturan
KPK Dorong Perbaikan...
KPK Dorong Perbaikan Sistem Pembiayaan Politik, Termasuk Pembatasan Biaya Kampanye
Laporan Gratifikasi...
Laporan Gratifikasi Menhut Raja Juli Ditolak, KPK Ungkap Alasannya
Periksa Anggota BPK...
Periksa Anggota BPK Bobby Rizaldi, KPK Dalami Dugaan Pengaturan Opini WTP Pemkab Muara Enim
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
KPK Tahan Bupati Kuantan...
KPK Tahan Bupati Kuantan Singingi dalam Kasus Dugaan Suap Jual Beli Jabatan
Rekomendasi
Final Piala Dunia 2026:...
Final Piala Dunia 2026: Ribuan Suporter Terjebak Antrean
Polda Metro Patroli...
Polda Metro Patroli ke Lokasi-lokasi Nobar Final Argentina vs Spanyol, Warga Diminta Tetap Sportif
Narantraya Jeihan Borong...
Narantraya Jeihan Borong 3 Podium di JJ All Star 2026, Bidik Prestasi Bersama Ideale di PORPROV Jabar
Berita Terkini
Pemerintah Bangun Ekosistem...
Pemerintah Bangun Ekosistem Pendidikan Berkualitas lewat Revitalisasi Sekolah
Seskab Teddy dan Menteri...
Seskab Teddy dan Menteri Ara Sirait Bahas Target Bedah 400.000 Rumah
APH Didorong Usut Tuntas...
APH Didorong Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus
Sekjen PKS: Pemilih...
Sekjen PKS: Pemilih Muda Jadi Kunci, Kader Harus Siap Menangkan Pemilu 2029
Viral Dua WNI Diduga...
Viral Dua WNI Diduga Disekap di Myanmar, Polri Lakukan Koordinasi
DPR Minta KPK Transparan...
DPR Minta KPK Transparan Usut Kasus Dugaan Gratifikasi Menhut
Infografis
PBB Tolak Usulan Trump...
PBB Tolak Usulan Trump Relokasi Warga Palestina ke Luar Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved