Energi Baru Pemuda Muhammadiyah

Rabu, 01 Februari 2023 - 16:41 WIB
loading...
A A A
Dalam pandangan penulis, untuk membangun kemandirian ekonomi kader harus berangkat dari by design yang diiringi dengan keseriusan untuk mewujudkannya bukan by accident. Upaya-upaya organisatoris dapat dilakukan.

Misalnya membukakan akses terhadap bantuan permodalan, peningkatan SDM dengan melakukan pelatihan atau studi banding ke usaha-usaha yang lebih sukses, mengkonsolidasikan praktisi pengusaha, kolaborasi usaha, pembinaan dan pendampingan UMKM yang dimiliki kader-kader serta upaya-upaya lain yang bisa mendorong terwujudnya kemandirian ekonomi kader.

Dalam membangun kemandirian ekonomi, kader Pemuda Muhammadiyah harus menguatkan energi berwirausaha karena berwirausaha merupakan karakter Muhammadiyah sebagaimana yang diwariskan Kiai Dahlan. Jika hal ini bisa dibangun, maka dengan sendirinya akan melahirkan energi kemandirian sehingga kader Pemuda Muhammadiyah dapat menghindarkan diri dari sikap-sikap pragmatisme.

Energi Akademik
Tradisi akademik di lingkungan kader Pemuda Muhammadiyah harus terus dijaga dan dikuatkan. Salah satu warisan tradisi akademik yang perlu terus dikuatkan tersebut adalah mendorong lebih banyak lagi kader Pemuda Muhammadiyah untuk menempuh studi magister dan doktor.

Dalam 3 dasarwarsa terakhir, telah banyak pimpinan Pemuda Muhammadiyah baik di level wilayah-daerah dan terutama di level nasional sudah bergelar doktor. Bahkan tidak sedikit menjadi profesor kendati mereka latar belakang profesinya sangat beragam mulai dari dosen hingga politisi. Namun demikian, kader-kader di daerah masih sedikit mendapat akses untuk menempuh studi lanjut, terutama pada level studi doktor.

Dalam pandangan penulis, tradisi yang baik ini perlu terus dikuatkan dengan adanya komitmen dan by design melalui program-program oleh pimpinan Pemuda Muhammadiyah sehingga ke depan lebih banyak lagi kader yang bisa menempuh studi magister dan doktor. Penulis yakin dengan jaringan yang dimiliki oleh Pemuda Muhammadiyah, baik itu jaringan internal melalui Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (PTMA) maupun jaringan eksternal dengan berbagai lembaga penyedia beasiswa di dalam dan luar negeri, jika dioptimalkan maka bisa mendorong lahirnya ratusan bahkan ribuan magister dan doktor dari kader Pemuda Muhammadiyah untuk 10-20 tahun mendatang.

Berkontribusi dalam Isu-isu Energi Terbarukan
Penguatan kaderisasi, tata kelola organisasi, dan gerakan dakwah adalah suatu keharusan bagi Pemuda Muhammadiyah. Namun, kehadiran Pemuda Muhammadiyah sebagaimana yang diharapkan banyak pihak juga harus memberi kontribusi nyata bagi kemajuan umat dan bangsa Indonesia.

Selama ini tentu Pemuda Muhammadiyah tak diragukan lagi sudah melakukan banyak hal, melalui program-programnya pada berbagai isu kebangsaan, mulai dari persoalan politik, hukum, ekonomi, pendidikan, hubungan luar negeri, masalah buruh tani, hingga masalah kemaritiman. Isu-isu penting di berbagai bidang ini harus terus digalakkan oleh Pemuda Muhammadiyah.

Selain itu, dalam pandangan penulis, tantangan krusial yang dihadapi bangsa Indonesia di masa mendatang adalah masalah energi. Karena itu, Pemuda Muhammadiyah perlu mengambil bagian secara serius bersama elemen pemuda lainnya dan pemerintah dalam merespons tantangan di bidang energi ini.

Pemuda Muhammadiyah juga mendorong dan mendukung percepatan transisi energi untuk lebih mengoptimalkan energi baru terbarukan (EBT) sebagai energi bersih dan ramah lingkungan yang sumbernya melimpah di Indonesia, mulai dari air, angin maupun langsung dari matahari. Sumber energi baru terbarukan (EBT) baru menempati 14,1% dari total bauran energi Nasional atau sekitar 15.914.094 MWh, sementara non energi baru terbarukan (EBT) masih menempati angka dominan yaitu 97.099.799 MWh atau sekitar 85,9% dari total kebutuhan Nasional yaitu 113.013.893 MWh (Data SILM PLN, 2020).

Beberapa kampus Muhammadiyah juga telah mempraktikkan hal tersebut. Universitas Muhammadiyah Malang misalnya, telah membangun Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) yang telah menghasilkan listrik kurang lebih 100 kWh dan mampu memenuhi kurang lebih 25% kebutuhan listrik internal kampus.

Sebagai entitas pemuda, tentu kita akan tiru kepeloporan Univeritas Muhammadiyah Malang tersebut. Kita akan duplikasi ke cabang maupun ranting Pemuda Muhammadiyah seluruh Indonesia sebagai bentuk komitmen kita atas kepedulian lingkungan dan keberlangsungan energi nasional.

Kami berkeyakinan dengan sumber daya yang kita miliki tentu bekerjasama dengan berbagai pihak, termasuk dengan Fakultas Teknik kampus-kampus Muhammadiyah dan pemerintah, kami yakin mampu berkontribusi atas percepatan transisi energi dalam rangka membangun kedaulatan energi Nasional. Wallahu’alam.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apakah Pengadilan Tengah...
Apakah Pengadilan Tengah Mengadili Metode Berpikir dr Tifa dan Roy Suryo?
Perubahan UU Pemilu:...
Perubahan UU Pemilu: Membangun Sistem Pemilu yang Demokratis, Berkeadilan, dan Berintegritas
Kolaborasi CLIK-Muhammadiyah...
Kolaborasi CLIK-Muhammadiyah Perkuat Literasi Data dan Keuangan untuk Dorong Kesejahteraan Masyarakat
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Dokter Tifa dan Roy...
Dokter Tifa dan Roy Suryo: Ujian bagi Kebangkitan Intelektual Publik?
Ekonomi Piala Dunia...
Ekonomi Piala Dunia dan Problem Institusi di Indonesia
Motivasi 2.000 Pelajar...
Motivasi 2.000 Pelajar Muhammadiyah, Mentan Amran: Struggle Now, Enjoy Your Life-Enjoy Now, Struggle for Life
Wilayah dan Cabang Desak...
Wilayah dan Cabang Desak Perubahan Total PBNU, Minta Muktamar ke-35 NU Digelar di Jakarta
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Rekomendasi
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
Mediasi Ruben Onsu dan...
Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah Masih Buntu, Sidang Ditunda hingga 6 Agustus
Viral! Tantri Kotak...
Viral! Tantri Kotak Nyaris Dipeluk Penonton Pria di Atas Panggung
Berita Terkini
Profil Sudaryono, Wamentan...
Profil Sudaryono, Wamentan Anak Petani Grobogan yang Jadi Kepala BGN Baru
Breaking News! Wamentan...
Breaking News! Wamentan Sudaryono Jadi Kepala BGN Baru
Kisah Haru Anak Kuli...
Kisah Haru Anak Kuli Bangunan Dilantik Presiden Prabowo Jadi Perwira TNI di Istana
Fiscal Dominance dan...
'Fiscal Dominance' dan Depresiasi Rupiah
Amanat Lengkap Presiden...
Amanat Lengkap Presiden Prabowo di Upacara Prasetya Perwira TNI-Polri Tahun 2026
Jenderal Agus Subiyanto...
Jenderal Agus Subiyanto Pastikan TNI Siap Dukung Swasembada Beras
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved