Kepala BP2MI Tegaskan Perlindungan Pekerja Migran Harga Mati
Rabu, 01 Februari 2023 - 13:37 WIB
loading...
Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani menegaskan bahwa perlindungan terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) merupakan harga mati. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia ( BP2MI ) Benny Rhamdani menegaskan bahwa perlindungan terhadap Pekerja Migran Indonesia ( PMI ) merupakan harga mati. Memberantas sindikat mafia Pekerja Migran Indonesia menjadi salah satu resolusi BP2MI di 2023.
Menurutnya, komitmen tersebut adalah langkah untuk melindungi dan memuliakan para PMI yang merupakan penyumbang bagi devisa negara. "Sikap tegas tanpa kompromi kepada para mafia penempatan ilegal PMI adalah harga mati. Ini pesan kami, tidak ada kata kompromi dalam penempatan ilegal PMI. Perlindungan PMI adalah harga mati," ujar Benny kepada wartawan, Selasa (31/1/2023).
Dia juga menegaskan, negara tidak boleh kalah. Negara harus hadir dan hukum harus bekerja. "Kita tidak mengenal kata lelah untuk melindungi PMI. Kata lelah mendekatkan diri kita pada sikap menyerah. Dan jika sekali saja kita menyerah, maka selamanya kita kalah," ungkapnya.
Baca juga: Kepala BP2MI Tegaskan Kawal Kasus TPPO 87 Pekerja Migran Indonesia hingga Tuntas
Dia mengatakan, praktik perdagangan orang merupakan kejahatan kemanusiaan. Dia melanjutkan, bisnis kotor para sindikat dan mafia tersebut harus dihentikan dan para pelakunya harus dipenjarakan, bahkan dimiskinkan dari kekayaan yang diperoleh dari seluruh kejahatan.
"Perlindungan kepada PMI adalah perlindungan utuh dan menyeluruh." imbuhnya.
Menurutnya, komitmen tersebut adalah langkah untuk melindungi dan memuliakan para PMI yang merupakan penyumbang bagi devisa negara. "Sikap tegas tanpa kompromi kepada para mafia penempatan ilegal PMI adalah harga mati. Ini pesan kami, tidak ada kata kompromi dalam penempatan ilegal PMI. Perlindungan PMI adalah harga mati," ujar Benny kepada wartawan, Selasa (31/1/2023).
Dia juga menegaskan, negara tidak boleh kalah. Negara harus hadir dan hukum harus bekerja. "Kita tidak mengenal kata lelah untuk melindungi PMI. Kata lelah mendekatkan diri kita pada sikap menyerah. Dan jika sekali saja kita menyerah, maka selamanya kita kalah," ungkapnya.
Baca juga: Kepala BP2MI Tegaskan Kawal Kasus TPPO 87 Pekerja Migran Indonesia hingga Tuntas
Dia mengatakan, praktik perdagangan orang merupakan kejahatan kemanusiaan. Dia melanjutkan, bisnis kotor para sindikat dan mafia tersebut harus dihentikan dan para pelakunya harus dipenjarakan, bahkan dimiskinkan dari kekayaan yang diperoleh dari seluruh kejahatan.
"Perlindungan kepada PMI adalah perlindungan utuh dan menyeluruh." imbuhnya.
Lihat Juga :