PMRI Ajak Perantau Riau Berkontribusi Membangun Bangsa
Minggu, 27 April 2025 - 18:20 WIB
loading...
Ketua Umum Persatuan Masyarakat Riau Indonesia (PMRI) Rusli Efendi. Foto/Istimewa
A
A
A
SEMARANG - Para perantau Riau yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia diajak untuk semakin memberikan kontribusinya dalam membangun bangsa. Ajakan itu disampaikan oleh Ketua Umum Persatuan Masyarakat Riau Indonesia (PMRI) Rusli Efendi.
"Jumlah perantau Riau di Indonesia mencapai dua juta jiwa. Ini merupakan kekuatan luar biasa yang bisa kita gunakan untuk semakin berkontribusi di berbagai bidang seperti politik, pendidikan, sosial, ekonomi, dan lainnya, yang tujuannya untuk membangun bangsa," ujar Rusli usai menghadiri halalbihalal masyarakat Riau di Semarang, Jawa Tengah, Minggu (27/4/2025).
Selama ini, kata Rusli, masyarakat Riau telah berkontribusi aktif dalam membangun bangsa. Tidak hanya melalui sumbangan tenaga dan pikiran, tetapi juga sumber daya alam dan juga bahasa.
Baca juga: Pramono Anung Persilakan Perantau Cari Kerja di Jakarta
Bahkan, lanjut dia, Sultan Siak Sri Indrapura Sultan Syarif Kasim II menyumbang sebanyak 13 juta gulden pada awal kemerdekaan Indonesia. "Jadi sejak dulu, Riau sudah hadir untuk Indonesia. Ini yang terus kami galakkan kepada para perantau Riau untuk terus berkontribusi dalam membangun Indonesia," jelas Rusli.
"Jumlah perantau Riau di Indonesia mencapai dua juta jiwa. Ini merupakan kekuatan luar biasa yang bisa kita gunakan untuk semakin berkontribusi di berbagai bidang seperti politik, pendidikan, sosial, ekonomi, dan lainnya, yang tujuannya untuk membangun bangsa," ujar Rusli usai menghadiri halalbihalal masyarakat Riau di Semarang, Jawa Tengah, Minggu (27/4/2025).
Selama ini, kata Rusli, masyarakat Riau telah berkontribusi aktif dalam membangun bangsa. Tidak hanya melalui sumbangan tenaga dan pikiran, tetapi juga sumber daya alam dan juga bahasa.
Baca juga: Pramono Anung Persilakan Perantau Cari Kerja di Jakarta
Bahkan, lanjut dia, Sultan Siak Sri Indrapura Sultan Syarif Kasim II menyumbang sebanyak 13 juta gulden pada awal kemerdekaan Indonesia. "Jadi sejak dulu, Riau sudah hadir untuk Indonesia. Ini yang terus kami galakkan kepada para perantau Riau untuk terus berkontribusi dalam membangun Indonesia," jelas Rusli.
Lihat Juga :