Saksi Ahli: Bharada E Ketakutan Luar Biasa saat Diperintah Ferdy Sambo Habisi Brigadir J

Rabu, 21 Desember 2022 - 17:55 WIB
"Dalam hal ini, kondisi Richard ketakutan yang luar biasa, namun ciri kepribadian yang memang belum matang keputusan perilakunya mematuhi. Ini yang disebut obediencedestruktif. Jadi ada kepatuhan yang efeknya memang merusak," jelasnya.

Kuasa Hukum Bharada E pun sempat bertanya apakah kliennya itu masuk dalam kategori sebagai korban dalam perspektif psikologi.

"Dalam perspektif psikologi, apakah Bharada E masuk dalam kategori korban atau fiktif, dalam hal ini korban tekanan mental atau kejiwaan, dalam istilah sekarang kena mental, dari kemarahan FS yang seorang jenderal. Kemarin ahli kriminologi menjelaskan bahwa Bharada E masuk dalam kategori korban, bagaimana menurut Saudara?" tanya kuasa hukum.

"Dalam relasi kuasa memang dia bisa jadi korban, namun dalam proses psikologi ada sebutan keinginan bebas yang menjadi milik masing-masing orang. Maka saya sampaikan sehingga ada perbedaan dari respons Ricky dan Richard yang memang kondisi emosinya lebih tidak stabil dibanding Ricky," paparnya. Baca juga: Pengacara Bharada E Anggap Kubu Ferdy Sambo Mendiskreditkan Kliennya

"Jadi ada keinginan bebas, saat itulah seseorang mengambil keputusan apakah menuruti atau tidak menuruti. Betul saat itu ada ketakutan yang luar biasa," pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!