Jumlah Tes Covid-19 Indikator Utama Penentuan Zona Suatu Daerah

Rabu, 08 Juli 2020 - 10:45 WIB
"Kurva kita bisa melandai jika target tes Covid-19 sesuai dengan yang ditetapkan WHO. Tentu akan lebih lagi jika melebihi. Berkaca dari pengalaman negara lain, kurva mereka bisa melandai setelah melakukan tes massal yang diikuti tindakan medis dan melakukan pelacakan, seperti China dan Korea Selatan," terang Fahira. (Baca juga: Yuri: Angka Kesembuhan di 19 Provinsi di Atas Rata-Rata Global ).

Senator asal DKI Jakarta ini meminta penetapan sebuah daerah dalam berbagai zona, seperti hijau, kuning, merah, dan hitam selama pandemi Covid-19 idealnya menggunakan jumlah tes Covid-19 sebagai parameter utama. China dan Korea Selatan di awal masa pandemi Covid-19 melakukan tes massal ke warganya. Setelah itu, kedua negara itu melakukan identifikasi daerah-daerah mana yang sudah hijau, kuning, dan merah.

Fahira menerangkan zona-zona itu sebaiknya ditentukan bukan karena belum atau tidak ada ditemukan kasus Covid-19. Namun, harus berpatokan pada tes massal yang masif sehingga akurasi penentuan zonanya benar-benar berdasarkan data. "Intinya adalah semakin cepat pemerintah meningkatkan kapasitas tes Covid-19 secara massal, penanggulangan Covid-19 akan lebih efektif dan efisien. Kita bisa segera keluar dari kondisi yang tidak pasti ini," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!