Transformasi Struktural: Teknologi dan SDM Kunci?
Kamis, 17 Maret 2022 - 14:58 WIB
Urgensi Teknologi dalam Ekonomi
Penguasaan teknologi akan membantu industri untuk cepat tumbuh berkembang dan mendorong daya saing. Digitalisasi sebagai salah satu produk teknologi, saat ini sudah menjadi bagian terpenting untuk mencapai tingkatan efisiensi yang diinginkan sektor bisnis. Proses bisnis yang lama dan panjang (lemot) banyak menghasilkan keluhan para pelanggan/pengguna layanan, yang berdampak pada lemahnya daya saing produk dalam negeri. Dalam situasi seperti ini, sebagian besar bisnis di Indonesia melakukan transformasi bisnis melalui digitalisasi dalam proses bisnis yang semakin murah, cepat dan simpel (tidak bertele-tele). Beberapa aplikasi digital dan usaha start-up (perusahaan rintisan) terus meningkat dan berkembang, ini tentu memberikan peluang dalam merealisasikan potensi ekonomi, yang artinya perekonomian menuju proses transformasi struktural yang memang kita harapkan.
Berdasarkan data yang dipublikasikan oleh McKinsey, produktivitas Indonesia dinilai masih hanya setengah dari produktivitas di negara China. Sehingga, implementasi teknologi digital secara masif adalah salah satu jalan bagi Indonesia untuk dapat meningkatkan level produktivitas secara signifikan. Artinya melakukan efisiensi sistem operasi melalui teknologi industri 4.0 dan menggabungkan Internet of Things (IoT) serta mesin robot, merupakan suatu keniscayaan untuk mewujudkan impian Indonesia di 100 tahun merdeka.
Trasnformasi teknologi, peningkat produktivitas, digitalisasi, daya saing, adalah beberapa kata ajaib yang akan terus muncul dalam setiap kebijakan ekonomi dan pembangunan Indonesia. Kita tidak bisa lagi membuat kebijakan yang sangat biasa saja (regular), tetapi kebijakan yang akan menghasilkan produktivitas yang lebih baik, mendorong daya saing, serta penggunaan teknologi di dalam operasionalnya. Transformasi struktural ini, perlu banyak melibatkan seluruh lapisan masyarakat, baik yang berada di perkotaan maupun perdesaan, untuk bersama-sama mencapai asa Indonesia Maju 2045, Semoga.
Penguasaan teknologi akan membantu industri untuk cepat tumbuh berkembang dan mendorong daya saing. Digitalisasi sebagai salah satu produk teknologi, saat ini sudah menjadi bagian terpenting untuk mencapai tingkatan efisiensi yang diinginkan sektor bisnis. Proses bisnis yang lama dan panjang (lemot) banyak menghasilkan keluhan para pelanggan/pengguna layanan, yang berdampak pada lemahnya daya saing produk dalam negeri. Dalam situasi seperti ini, sebagian besar bisnis di Indonesia melakukan transformasi bisnis melalui digitalisasi dalam proses bisnis yang semakin murah, cepat dan simpel (tidak bertele-tele). Beberapa aplikasi digital dan usaha start-up (perusahaan rintisan) terus meningkat dan berkembang, ini tentu memberikan peluang dalam merealisasikan potensi ekonomi, yang artinya perekonomian menuju proses transformasi struktural yang memang kita harapkan.
Berdasarkan data yang dipublikasikan oleh McKinsey, produktivitas Indonesia dinilai masih hanya setengah dari produktivitas di negara China. Sehingga, implementasi teknologi digital secara masif adalah salah satu jalan bagi Indonesia untuk dapat meningkatkan level produktivitas secara signifikan. Artinya melakukan efisiensi sistem operasi melalui teknologi industri 4.0 dan menggabungkan Internet of Things (IoT) serta mesin robot, merupakan suatu keniscayaan untuk mewujudkan impian Indonesia di 100 tahun merdeka.
Trasnformasi teknologi, peningkat produktivitas, digitalisasi, daya saing, adalah beberapa kata ajaib yang akan terus muncul dalam setiap kebijakan ekonomi dan pembangunan Indonesia. Kita tidak bisa lagi membuat kebijakan yang sangat biasa saja (regular), tetapi kebijakan yang akan menghasilkan produktivitas yang lebih baik, mendorong daya saing, serta penggunaan teknologi di dalam operasionalnya. Transformasi struktural ini, perlu banyak melibatkan seluruh lapisan masyarakat, baik yang berada di perkotaan maupun perdesaan, untuk bersama-sama mencapai asa Indonesia Maju 2045, Semoga.
(bmm)
Lihat Juga :