Kenali Penceramah Moderat agar Tidak Disusupi Ideologi Radikal

Minggu, 06 Maret 2022 - 06:41 WIB
Menurut Gus Najih, kondisi ini juga dipengaruhi oleh semangat beragama dari masyarakat Indonesia yang kian hari semakin tinggi. Terbukti dengan banyaknya majelis dan pengajian mulai dari rumah hingga ke lingkungan instansi dan perkantoran. Semangat beragama yang tinggi ini tentunya harus diimbangi dengan ilmu yang mumpuni juga sebagaimana dalam Hadits Nabi mengatakan bahwasannya Allah SWT membenci terhadap kebodohan.

"Artinya apa, orang yang semangat beragama juga harus semangat menambah ilmu, memperdalam ilmu agar supaya dia beragama yang benar," kata pendiri Center for Research and Islamic Studies (CRIS) Foundation ini.

Baca juga: Jokowi Ingatkan Keluarga TNI-Polri Tak Sembarangan Undang Penceramah



Hal tersebut, menurut Gus Najih, perlu mendapat perhatian. Terkait fakta oknum penceramah radikal sudah mulai masuk dan menginfiltrasi aparat dan instansi negara melalui majelis dan pengajian, maka pihak terkait harus melakukan evaluasi.

"Kita mendapati fakta, di TNI yang nasionalismenya dianggap sudah paripurna itu, ada 4% yang terpapar, sehingga bagaimana caranya harus dicegah dan dievaluasi," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!