Demokrat Ungkap Moeldoko Bagi-bagi Uang dan Ponsel, Kuasa Hukum: Itu Fitnah Keji
Jum'at, 15 Oktober 2021 - 10:14 WIB
Dia menjelaskan, semua yang bukan anggota dan bukan ketua DPC atau mereka yang tidak mempunyai hak suara langsung terbang dari daerah masing-masing ke Medan. Tetapi ketua DPC transit di Jakarta bertemu dengan Moeldoko
"Setelah mereka (Ketua DPC) bertemu dengan Moeldoko mereka diberikan uang sebesar Rp25 juta dan satu buah handphone," ungkap Mehbob.
Baca juga: Demokrat Sebut Yusril Ngeles Terus saat Ditantang Debat Face to Face
Karena itu, anut Mehbob, adalah bohong bila Moeldoko mengatakan dirinya tidak terlibat itu jelas (bohong). "Jadi mereka setelah bertemu dengan pak Moeldoko mereka diberikan uang masing-masing Ketua DPC itu Rp 25 juta sebagai DP 25% kemudian satu buah handphone," tutur Mehbob.
"Kemudian setelah selesai di KLB Deli Serdang, setiap ketua DPC diberikan Rp 75 juta. Jadi totalnya Rp100 juta untuk Ketua DPC yang 32 orang," ujar Mehbob. [Carlos Roy Fajarta]
"Setelah mereka (Ketua DPC) bertemu dengan Moeldoko mereka diberikan uang sebesar Rp25 juta dan satu buah handphone," ungkap Mehbob.
Baca juga: Demokrat Sebut Yusril Ngeles Terus saat Ditantang Debat Face to Face
Karena itu, anut Mehbob, adalah bohong bila Moeldoko mengatakan dirinya tidak terlibat itu jelas (bohong). "Jadi mereka setelah bertemu dengan pak Moeldoko mereka diberikan uang masing-masing Ketua DPC itu Rp 25 juta sebagai DP 25% kemudian satu buah handphone," tutur Mehbob.
"Kemudian setelah selesai di KLB Deli Serdang, setiap ketua DPC diberikan Rp 75 juta. Jadi totalnya Rp100 juta untuk Ketua DPC yang 32 orang," ujar Mehbob. [Carlos Roy Fajarta]
(muh)
Lihat Juga :