Demokrat AHY Ingatkan Kubu Moeldoko Jangan Diskreditkan Mahfud MD
Kamis, 14 Oktober 2021 - 20:05 WIB
Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengingatkan agar pihak KLB ilegal di bawah pimpinan Moeldoko untuk tidak mendiskreditkan Menko Polhukam Mahfud MD. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengingatkan agar pihak KLB ilegal di bawah pimpinan Moeldoko untuk tidak mendiskreditkan Menko Polhukam Mahfud MD. Karena sebelumnya Mahfud mengatakan bahwa gugatan Yusril Ihza Mahendra terhadap AD/ART Partai Demokrat ke Mahkamah Agung (MA) sia-sia.
"Orang kalap sering silap," ujar Direktur Eksekutif Partai Demokrat Sigit Raditya, Kamis (14/10/2021). Baca juga: Kubu Moeldoko Minta Mahfud MD Tak Ikut Campur Urusan Internal Demokrat
Hal itu disampaikannya menanggapi pernyataan anak buah Moeldoko, Isnaini Widodo yang meminta Menko Polhukam Mahfud MD agar tak mencampuri urusan Moeldoko dan Partai Demokrat. "Mereka mengabaikan fakta bahwa ini bukan konflik internal Partai Demokrat," tegas Sigit.
Menurutnya, internal Partai Demokrat saat ini tetap solid. "Sejak awal Ketum AHY sudah menegaskan bahwa yang terjadi adalah upaya pihak eksternal dibawah pimpinan Moeldoko untuk mengkudeta Partai Demokrat. Isnaini sendiri sudah diberhentikan dari Partai Demokrat, jadi tidak pantas menyebut diri sebagai bagian internal partai."
"Orang kalap sering silap," ujar Direktur Eksekutif Partai Demokrat Sigit Raditya, Kamis (14/10/2021). Baca juga: Kubu Moeldoko Minta Mahfud MD Tak Ikut Campur Urusan Internal Demokrat
Hal itu disampaikannya menanggapi pernyataan anak buah Moeldoko, Isnaini Widodo yang meminta Menko Polhukam Mahfud MD agar tak mencampuri urusan Moeldoko dan Partai Demokrat. "Mereka mengabaikan fakta bahwa ini bukan konflik internal Partai Demokrat," tegas Sigit.
Menurutnya, internal Partai Demokrat saat ini tetap solid. "Sejak awal Ketum AHY sudah menegaskan bahwa yang terjadi adalah upaya pihak eksternal dibawah pimpinan Moeldoko untuk mengkudeta Partai Demokrat. Isnaini sendiri sudah diberhentikan dari Partai Demokrat, jadi tidak pantas menyebut diri sebagai bagian internal partai."
Lihat Juga :