Moderasi Beragama di Kampus

Sabtu, 09 Oktober 2021 - 06:55 WIB
baca juga: Kamu Merasa Cowok Fashionable? 5 Buku Ini Wajib Dibaca!

Pembabakan penting buku ini juga menibakan pemahaman atas transmisi keilmuan (sanad). Dengan kata lain, tidak tepat bila studi keislaman dimaknai belajar langsung dari Alquran dan Hadis. Butuh seperangkat dan aneka keilmuan yang menyertainya. Pun, peranan ilmuwan muslim (ulama) itu sendiri sebagai rantai transmisi dari Nabi Muhammad Saw hingga hari ini. Walhasil, bakal kontraproduktif manakala bercakap-paham Islam sekadar dari kegiatan membaca terjemahan Alquran maupun Hadis.

Fase usia mahasiswa merupakan fase pencarian jati diri; termasuk babakan agama. Salah pijakan, bakal jatuh terperosok pada kubangan radikalisme dan eksklusivitas beragama. Walhasil, mata kuliah SI dan atau sejenisnya senyatanya berada di garis depan dan oleh karenanya, muatan di dalam mata kuliah tersebut mestinya mengkampanyekan inklusivitas dan toleransi. Sehingga civitas kampus menjadi sebenar-benar agen perubahan; dari fanatik mazhab menuju moderasi beragama. Wallahu a’lam

Judul : Pengantar Studi Islam

Penulis : Enok Risdayah, dkk

Penerbit : Rosda, Bandung

Cetakan : Pertama, Juli 2021

Tebal : 262 halaman

ISBN : 978-602-446-565-0
(ymn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!