Mengenal System Shift, Kerangka Baru Membaca Perubahan Dunia

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:10 WIB
loading...
Mengenal System Shift,...
Buku berjudul System Shift: Reading the World as Structure in Motion karya Prof Raymond R Tjandrawinata ini mengajak pembaca melihat bahwa perubahan besar hampir tidak pernah terjadi secara mendadak. Foto/Dok. SindoNews
A A A
JAKARTA - Di tengah meningkatnya ketidakpastian global, fragmentasi geopolitik, percepatan kecerdasan buatan, krisis institusi, dan tekanan ekonomi yang muncul hampir bersamaan di berbagai belahan dunia, sebuah kerangka baru untuk membaca perubahan dunia diperkenalkan: System Shift. Buku berjudul System Shift: Reading the World as Structure in Motion karya Prof Raymond R Tjandrawinata ini mengajak pembaca melihat bahwa perubahan besar hampir tidak pernah terjadi secara mendadak. Yang berubah terlebih dahulu adalah struktur yang menopang dunia itu sendiri.

Selama lebih dari dua dekade, nama Prof Raymond dikenal luas di dunia riset farmasi dan bioteknologi Indonesia. Ia merupakan salah satu tokoh utama di balik pengembangan Obat Modern Alami Integratif (OMAI) melalui Dexa Laboratories of Biomolecular Sciences (DLBS), pusat riset Dexa Group yang sejak berdiri pada 2005 telah menghasilkan ratusan publikasi ilmiah dan puluhan paten di bidang biomedis. Baca juga: Mudiruna, Kisah Ulama Cahaya dari Rumah Sederhana

Namun melalui System Shift, Prof Raymond melangkah melampaui disiplin asalnya dan membawa pendekatan berpikir sistemik ke dalam pembacaan perubahan global. “Perubahan besar hampir tidak pernah muncul tiba-tiba. Krisis biasanya hanyalah permukaan dari tekanan struktural yang telah lama bergerak di dalam sistem,” tulis Prof Raymond dalam pengantar bukunya.

Berangkat dari pengamatan tersebut, System Shift dibangun di atas gagasan bahwa manusia sering terlambat memahami perubahan karena terlalu fokus pada peristiwa. Sementara struktur yang melahirkan peristiwa itu sendiri jarang dibaca secara utuh. Konflik geopolitik, disrupsi ekonomi, ketidakstabilan institusi, hingga perubahan sosial yang tampak mendadak sebenarnya merupakan hasil dari akumulasi tekanan yang berlangsung perlahan di dalam sistem.

Buku ini dikembangkan melalui tiga lapisan utama pembahasan. Pertama, menunjukkan bahwa berbagai peristiwa global pada dasarnya merupakan ekspresi dari proses struktural yang lebih dalam.

Kedua, mengurai bagaimana sistem ekonomi, politik, teknologi, lingkungan, dan institusi sosial saling terhubung dan menciptakan fragilitas yang sering kali tidak terlihat selama periode stabil. Ketiga, menerjemahkan kerangka tersebut ke dalam tiga belas instrumen operasional untuk membantu pembaca mengenali arah pergeseran sistem, membaca titik tekanan, dan memahami perubahan sebelum dampaknya benar-benar muncul ke permukaan.

Bagi Prof Raymond, cara berpikir dalam System Shift bukanlah sesuatu yang lahir secara terpisah dari dunia sains. Pendekatan berbasis sistem telah lama menjadi bagian dari proses riset biomedis, terutama dalam memahami kompleksitas biologis, merancang inovasi jangka panjang, dan membaca hubungan antar-komponen yang tidak selalu terlihat secara langsung. Pengalaman tersebut kemudian berkembang menjadi refleksi yang lebih luas mengenai bagaimana sistem bekerja, berubah, dan mengalami tekanan dalam skala global.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Melihat Koleksi Buku...
Melihat Koleksi Buku Presiden Prabowo di Perpustakaan Pribadinya: Sejarah Perang hingga Filsafat
Hadapi Sidang Ijazah...
Hadapi Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Galang Dana lewat Jual Buku
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
Kapolda Riau Gaungkan...
Kapolda Riau Gaungkan Polisi Penjaga Peradaban di Dies Natalis Ke-80 STIK Polri
Prabowo dan Jusuf Kalla...
Prabowo dan Jusuf Kalla Bahas Isu Global hingga Swasembada Energi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Prabowo: Pemimpin Indonesia...
Prabowo: Pemimpin Indonesia Bukan Pemimpin yang Bodoh, Naif, ataupun Penakut
Perkuat Literasi Anak...
Perkuat Literasi Anak Indonesia, Cerita Rakyat dan Kisah Teladan Hadir dalam Format Digital
HUT ke-27 PNM, Ribuan...
HUT ke-27 PNM, Ribuan Buku Hadirkan Semangat Literasi bagi Anak-anak Pelosok
Rekomendasi
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestlé Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
Berita Terkini
Breaking News! Kepala...
Breaking News! Kepala BGN Nanik S Deyang Mengundurkan Diri
Refly Harun Soroti Putusan...
Refly Harun Soroti Putusan Hakim Praperadilan Roy Suryo: Hak Menggugat Tak Bisa Dibatasi
Presiden Prabowo Pimpin...
Presiden Prabowo Pimpin Upacara Pelantikan Perwira TNI-Polri di Istana Pagi Ini
Panglima TNI Instruksikan...
Panglima TNI Instruksikan Seluruh Prajurit Bantu Penanganan Sampah Nasional
3 Brigjen Pol Dapat...
3 Brigjen Pol Dapat Penugasan Baru ke Itwasum Polri pada Mutasi Juni 2026, Ini Daftar Namanya
UU PFII Bukti Pemerintah...
UU PFII Bukti Pemerintah Serius Bangun Fondasi Ekonomi Jangka Panjang
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved