Demokrat AHY Apresiasi Pernyataan Proporsional Mahfud MD

Jum'at, 01 Oktober 2021 - 07:45 WIB
"Semua keputusan yang diambil dan dirumuskan berdasarkan kesepakatan forum, dan pesertanya pun Ketua DPD dan Ketua DPC yang sah, jadi tak ada celah sama sekali. Karenanya kami sangat optimis melawan Yusril Ihza Mahendra," kata Kamhar Lakumani.

Ia menuduh niat Yusril yang telah tercemar, tampil ala negarawan yang memperjuangkan demokrasi, namun yang justru terbaca publik dan ramai di media massa serta media sosial bahwa ini motifnya adalah bayaran.

"Pengamanan tambang batubaranya yang telah beroperasi tanpa izin memadai di Penajam Paser Utara lokasi Ibu Kota Negara yang baru," ungkap Kamhar.

"Belum lagi masalah pajak perusahaan tambang miliknya di Lampung Selatan yang membayar pajak melalui oknum. Jadi ini bukan motivasi sebagai negarawan, lebih terbaca sebagai motivasi tukar guling dan menjadi hartawan," sambungnya.

Sebagaimana diketahui, sengketa kepemilikan Partai Demokrat kian panas setelah kedua kubu baik kubu AHY dan kubu KLB Deli Serdang saling memberi tanggapan terkait Judicial Review AD/ART Partai Demokrat yang dilakukan Yusril Ihza Mahendra beberapa waktu terakhir.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!