Pencarian Korban Banjir Bandang NTT Terkendala Bebatuan Besar dan Cuaca
Kamis, 08 April 2021 - 00:00 WIB
Foto udara tumpukan kayu-kayu menyumbat dan merusak salah satu jembatan penghubung antardesa di Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (7/4/2021). FOTO/ANTARA/Aditya Pradana Putra
JAKARTA - Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan ( Basarnas ) Marsekal Muda (Marsda) TNI Henri Alfiandi menjelaskan pihaknya hingga saat ini terus berupaya mengirimkan personel ke lokasi bencana paska banjir bandang di Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Kita menambah kekuatan untuk mempercepat pencarian orang-orang yang dinyatakan hilang. Pada hari ini kita sudah menambahkan personel di Larantuka sebanyak 18 personel inti, kemudian di Lembata 16 orang, Adonara Timur 16 orang," kata Henri dalam keterangan pers virtual yang digelar pada, Rabu malam (7/4/2021).
Lebih lanjut, Basarnas juga sedang berupaya bisa kembali memberangkatkan kapal, tapi higga saat ini masih belum memungkinkan karena tinggi gelombang.
Baca juga: BNPB: 138 Orang Meninggal Dunia dan 61 Hilang Akibat Bencana di NTT
"Kita menambah kekuatan untuk mempercepat pencarian orang-orang yang dinyatakan hilang. Pada hari ini kita sudah menambahkan personel di Larantuka sebanyak 18 personel inti, kemudian di Lembata 16 orang, Adonara Timur 16 orang," kata Henri dalam keterangan pers virtual yang digelar pada, Rabu malam (7/4/2021).
Lebih lanjut, Basarnas juga sedang berupaya bisa kembali memberangkatkan kapal, tapi higga saat ini masih belum memungkinkan karena tinggi gelombang.
Baca juga: BNPB: 138 Orang Meninggal Dunia dan 61 Hilang Akibat Bencana di NTT
Lihat Juga :