Anies Capres Terkuat, PPP Singgung sebagai Ahli Tata Kata
Selasa, 23 Maret 2021 - 17:55 WIB
"Artinya kemudian kami di PPP kan juga melihat bahwa siapapun yang akan katakanlah nanti ikut berkontestasi di 2024 maka yang namanya berpenetrasi yang dalam, yang jauh, yang luas dengan menggunakan media sosial itu menjadi kata kunci yang penting," ujarnya di Komplek Parlemen, Jakarta, Selasa (23/3/2021).
Di samping itu kata Arsul, Anies juga memiliki kemampuan komunikasi yang cakap di media masyarakat. "Kalau Pak Anies itu memang dikenal sebagai ahli tata kata, gitu ya. Jadi tidak heran. Kang Emil juga dengan gaya penampilan milenial itu juga menjadi disukai, kalau Pak Erick atau Pak Sandi Uno juga saya kira sama, mereka juga merangkul. mengadakan kegiatan-kegiatan yang banyak, saya kira melibatkan kaum mudalah," ungkapnya.
Baca juga: Elektabilitas Anies Masih Tertinggi, Gerindra Punya Data Lain Soal Prabowo
Mantan Sekjen PPP itu menganggap, penggunaan media sosial memang efektif untuk personal branding calon. Dia mengatakan, sejauh ini partainya tengah fokus mempersiapkan strategi politik untuk pemilu 2024, sehingga belum melirik figur tertentu yang bakal diusung partainya.
"Saya tidak mengatakan pilpres itu bukan target utama ya, tetapi juga bagaimana memperbesar kursinya ya di DPR RI kemudian kabupaten kota, maka yang tahapan sekarang ini pada umumnya, saya lihat partai-partai termasuk PPP itu sedang menyusun long list nya, longlist apa, longlist para kandidat yang akan nanti menjadi caleg di berbagai tingkatan itu," pungkas Wakil Rakyat yang duduk di Komisi III itu.
Di samping itu kata Arsul, Anies juga memiliki kemampuan komunikasi yang cakap di media masyarakat. "Kalau Pak Anies itu memang dikenal sebagai ahli tata kata, gitu ya. Jadi tidak heran. Kang Emil juga dengan gaya penampilan milenial itu juga menjadi disukai, kalau Pak Erick atau Pak Sandi Uno juga saya kira sama, mereka juga merangkul. mengadakan kegiatan-kegiatan yang banyak, saya kira melibatkan kaum mudalah," ungkapnya.
Baca juga: Elektabilitas Anies Masih Tertinggi, Gerindra Punya Data Lain Soal Prabowo
Mantan Sekjen PPP itu menganggap, penggunaan media sosial memang efektif untuk personal branding calon. Dia mengatakan, sejauh ini partainya tengah fokus mempersiapkan strategi politik untuk pemilu 2024, sehingga belum melirik figur tertentu yang bakal diusung partainya.
"Saya tidak mengatakan pilpres itu bukan target utama ya, tetapi juga bagaimana memperbesar kursinya ya di DPR RI kemudian kabupaten kota, maka yang tahapan sekarang ini pada umumnya, saya lihat partai-partai termasuk PPP itu sedang menyusun long list nya, longlist apa, longlist para kandidat yang akan nanti menjadi caleg di berbagai tingkatan itu," pungkas Wakil Rakyat yang duduk di Komisi III itu.
(maf)
Lihat Juga :