Amien Rais: Mencari Teman Dalam Politik Memang Harus Hati-Hati
Senin, 18 Januari 2021 - 14:14 WIB
Baca juga: Amien Rais Bicara soal Lonceng Kematian, Apa Ya Maksudnya?
Kemudian, kata Amien Rais , juga ada dalam belantika dunia politik itu di seantero muka bumi, yang namanya demokrasi itu, ada semacam mantra, bahwa 'kalau Anda tidak tidak bisa mengalahkan lawan Anda, ya sudah bergabung saja'. "Dengan bergabung akan dapat serpihan-serpihan kekuasaan barangkali bisa dinikmati, daripada kalau kalah kemudian harus menunggu sampai putaran pemilu yang akan datang dan lain-lain," ujar mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini.
Baca juga: Hanafi Rais Mundur dari DPR sejak Mei, Ini Alasan PAN Belum Lakukan PAW
Amien Rais menambahkan, kita juga sering mendengar istilah 'politik dagang sapi'. Itu, menurut Amien Rais , rupa-rupanya adalah warisan dari zaman Belanda dulu. Di Amerika juga sangat populer, namanya 'dagang kuda'.
Pendiri Partai Ummat ini juga mengatakan, dalam kehidupan yang seperti itu akan menjadi sangat sekuler, pragmatis, duniawi, dan tidak ada lagi dimensi ukhrowinya. "Itu saya kira sangat tidak layak, mengapa? Karena kita kalau mencari teman dalam politik itu memang harus hati-hati," ujar Amien Rais.
Baca juga : Pedes! Ekonom Ini Sebut Surplus Neraca Perdagangan Cuma Beruntung
Kemudian, kata Amien Rais , juga ada dalam belantika dunia politik itu di seantero muka bumi, yang namanya demokrasi itu, ada semacam mantra, bahwa 'kalau Anda tidak tidak bisa mengalahkan lawan Anda, ya sudah bergabung saja'. "Dengan bergabung akan dapat serpihan-serpihan kekuasaan barangkali bisa dinikmati, daripada kalau kalah kemudian harus menunggu sampai putaran pemilu yang akan datang dan lain-lain," ujar mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini.
Baca juga: Hanafi Rais Mundur dari DPR sejak Mei, Ini Alasan PAN Belum Lakukan PAW
Amien Rais menambahkan, kita juga sering mendengar istilah 'politik dagang sapi'. Itu, menurut Amien Rais , rupa-rupanya adalah warisan dari zaman Belanda dulu. Di Amerika juga sangat populer, namanya 'dagang kuda'.
Pendiri Partai Ummat ini juga mengatakan, dalam kehidupan yang seperti itu akan menjadi sangat sekuler, pragmatis, duniawi, dan tidak ada lagi dimensi ukhrowinya. "Itu saya kira sangat tidak layak, mengapa? Karena kita kalau mencari teman dalam politik itu memang harus hati-hati," ujar Amien Rais.
Baca juga : Pedes! Ekonom Ini Sebut Surplus Neraca Perdagangan Cuma Beruntung
Lihat Juga :