Perlu Strategi Khusus dalam Menghadapi Pandemi, Ini Caranya
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 13:41 WIB
Di sisi lain, dalam menghadapi pandemi Corona ini, perlu beberapa cara. Salah satunya dengan mengajukan KTA atau Kredit Tanpa Agunan. Namun ternyata cara ini tidak pernah disetujui, tentunya ada penyebab pengajuan pinjaman ditolak oleh pihak kreditor.
Sebenarnya, ada beberapa faktor yang bisa jadi penyebab pengajuan pinjaman tanpa jaminan ini ditolak oleh kreditur. Salah satunya yang paling umum adalah sebagai pihak peminjam tidak memenuhi segala persyaratan yang diminta oleh pemberi pinjaman, baik yang konvensional seperti bank, maupun yang berbasis online.
Masalah ini pada dasarnya seringkali dialami oleh nasabah yang baru pertama kali mengajukan dan belum familiar dengan proses pengajuan KTA. Nah, tidak perlu risau, ternyata ada tanda atau ciri yang dapat menunjukkan bahwa pengajuan pinjaman pasti akan disetujui. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah 6 ciri dari pengajuan KTA yang kemungkinan besar diterima.
Pertama, memenuhi syarat batas usia minimal dan maksimal. Setiap bank yang menawarkan layanan KTA pasti memiliki persyaratan yang berbeda-beda. Salah satunya adalah batas minimal dan maksimal dari usia calon nasabah. Tentunya, jika memiliki usia yang tidak sesuai dengan ketentuan, sudah dapat dipastikan pengajuan KTA akan ditolak.
Kedua, pendapatan per bulan sesuai kriteria. Sama halnya dengan usia, tidak semua bank mensyaratkan minimal penghasilan yang sama agar bisa mengajukan KTA. Di beberapa layanan, nasabah dengan penghasilan kurang dari Rp3 juta mungkin bisa mengajukan KTA dengan mudah. Namun, tidak sedikit pula yang mengharuskan calon nasabah untuk memiliki pendapatan di atas nominal tersebut.
Ketiga, melengkapi semua berkas persyaratan dan tambahan. Penyebab utama lainnya yang membuat pengajuan KTA ditolak adalah berkas persyaratan yang kurang lengkap, seperti KTP, NPWP, slip gaji, dan lain sebagainya.
Untuk beberapa produk KTA dari bank-bank ternama di Indonesia seperti Bank Mandiri, CIMB Niaga, produk KTA Bank Commonwealth, KTA BCA, dll sudah memiliki layanan pengajuan online yang bisa dimanfaatkan untuk upload dokumen dan prosesnya bisa lebih cepat.
Sebenarnya, ada beberapa faktor yang bisa jadi penyebab pengajuan pinjaman tanpa jaminan ini ditolak oleh kreditur. Salah satunya yang paling umum adalah sebagai pihak peminjam tidak memenuhi segala persyaratan yang diminta oleh pemberi pinjaman, baik yang konvensional seperti bank, maupun yang berbasis online.
Masalah ini pada dasarnya seringkali dialami oleh nasabah yang baru pertama kali mengajukan dan belum familiar dengan proses pengajuan KTA. Nah, tidak perlu risau, ternyata ada tanda atau ciri yang dapat menunjukkan bahwa pengajuan pinjaman pasti akan disetujui. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah 6 ciri dari pengajuan KTA yang kemungkinan besar diterima.
Pertama, memenuhi syarat batas usia minimal dan maksimal. Setiap bank yang menawarkan layanan KTA pasti memiliki persyaratan yang berbeda-beda. Salah satunya adalah batas minimal dan maksimal dari usia calon nasabah. Tentunya, jika memiliki usia yang tidak sesuai dengan ketentuan, sudah dapat dipastikan pengajuan KTA akan ditolak.
Kedua, pendapatan per bulan sesuai kriteria. Sama halnya dengan usia, tidak semua bank mensyaratkan minimal penghasilan yang sama agar bisa mengajukan KTA. Di beberapa layanan, nasabah dengan penghasilan kurang dari Rp3 juta mungkin bisa mengajukan KTA dengan mudah. Namun, tidak sedikit pula yang mengharuskan calon nasabah untuk memiliki pendapatan di atas nominal tersebut.
Ketiga, melengkapi semua berkas persyaratan dan tambahan. Penyebab utama lainnya yang membuat pengajuan KTA ditolak adalah berkas persyaratan yang kurang lengkap, seperti KTP, NPWP, slip gaji, dan lain sebagainya.
Untuk beberapa produk KTA dari bank-bank ternama di Indonesia seperti Bank Mandiri, CIMB Niaga, produk KTA Bank Commonwealth, KTA BCA, dll sudah memiliki layanan pengajuan online yang bisa dimanfaatkan untuk upload dokumen dan prosesnya bisa lebih cepat.
Lihat Juga :