Muhammadiyah Minta Kapolri Tindak Tegas Aparat yang Pukul Relawan MDMC
Kamis, 15 Oktober 2020 - 11:15 WIB
PP Muhammadiyah meminta agar Kapolri Jenderal Idham Azis menindak tegas anggotanya yang memukul relawan MDMC. Foto/dok.SINDOnews
JAKARTA - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah sangat menyayangkan terjadinya insiden penangkapan dan pemukulan terhadap relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) saat terjadi aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja di Jakarta pada Selasa (13/10/2020). Berita dan video peristiwa tersebut beredar di sejumlah media massa dan media sosial.
Karena itu, PP Muhammadiyah meminta kepada Kapolri dan Kompolnas untuk memeriksa aparatur kepolisian yang melakukan pemukulan. "Dan jika terbukti bersalah melanggar prosedur dan peraturan, ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku," ujar Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti , Kamis (15/10/2020).
(Baca: Unjuk Rasa Ricuh, Polisi Terus Pukul Mundur Massa)
Mu'ti mengatakan, ambulans yang ditembak dengan gas air mata bukan milik MDMC dan Rumah Sakit Muhammadiyah. Ambilans tersebut merupakan milik atau dioperasikan lembaga Tim Rescue Ambulans Indonesia (TRAI).
Karena itu, PP Muhammadiyah meminta kepada Kapolri dan Kompolnas untuk memeriksa aparatur kepolisian yang melakukan pemukulan. "Dan jika terbukti bersalah melanggar prosedur dan peraturan, ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku," ujar Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti , Kamis (15/10/2020).
(Baca: Unjuk Rasa Ricuh, Polisi Terus Pukul Mundur Massa)
Mu'ti mengatakan, ambulans yang ditembak dengan gas air mata bukan milik MDMC dan Rumah Sakit Muhammadiyah. Ambilans tersebut merupakan milik atau dioperasikan lembaga Tim Rescue Ambulans Indonesia (TRAI).
Lihat Juga :