PKS Minta Fenomena Calon Mahasiswa Tidak Daftar Ulang di PTN Jadi Evaluasi SPMB 2026

Senin, 29 Juni 2026 - 10:19 WIB
Kurniasih juga melihat adanya pergeseran minat sebagian calon mahasiswa yang memilih melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi kedinasan, perguruan tinggi swasta, maupun perguruan tinggi luar negeri. "Pilihan pendidikan masyarakat saat ini semakin beragam. Sebagian calon mahasiswa memilih perguruan tinggi kedinasan, perguruan tinggi swasta, atau bahkan perguruan tinggi luar negeri yang dianggap lebih sesuai dengan rencana karier mereka," katanya.

Di sisi lain, Kurniasih menilai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi juga perlu memberikan perhatian terhadap keberlanjutan pembiayaan perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTN BH). Menurutnya, kebijakan pajak yang diterapkan kepada PTN BH perlu dikaji kembali.

"Kebijakan pajak progresif yang dikenakan kepada PTN BH perlu dievaluasi karena dapat menambah beban operasional perguruan tinggi. Jika beban tersebut dapat dikurangi, diharapkan perguruan tinggi memiliki ruang yang lebih besar untuk menjaga keterjangkauan biaya pendidikan," ujarnya.

Kurniasih berharap evaluasi terhadap sistem SPMB dapat menghasilkan kebijakan yang lebih adil, tepat sasaran, dan mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi. "Tujuan utama kita adalah memastikan setiap kursi yang tersedia di perguruan tinggi dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa yang benar-benar membutuhkan dan memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan tinggi," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!