Garuda Institute Sebut Program MBG Tak Ganggu Anggaran Pendidikan
Selasa, 03 Maret 2026 - 16:48 WIB
Irvan menjelaskan tunjungan guru ASN daerah 2024 hanya Rp70 triliun, sekarang menjadi Rp74,7 triliun. Sementara anggaran infrastruktur dan revitalisasi sekolah naik dari Rp21,24 triliun pada 2024 menjadi Rp23,06 triliun pada 2026. “Kalau ada yang mengatakan guru-guru tidak diperhatikan, itu hoaks sebab anggaran justru bertambah,” tegasnya.
Irvan melanjutkan kewenangan guru honorer ada di pemerintah daerah, tetapi pemerintah pusat mengambil peran aktif melalui pemberian tambahan insentif. “Sejak 2005 sampai 2025 insentif guru honorer stagnan, baru naik di zaman Presiden Prabowo, menjadi Rp400.000,” jelasnya.
Selain itu, tunjangan guru non-ASN juga naik dari Rp1,5 juta pada 2025 naik menjadi Rp2 juta di 2026. Pemerintah juga mereformasi sistem penyaluran tunjangan. Jika sebelumnya pencairan di transfer ke pemerintah daerah dan diterima guru setiap tiga bulan, kini tunjangan langsung ditransfer ke rekening guru setiap bulan dan ini lebih tepat waktu dan akuntabel.
Lihat video: Polemik Penerima LPDP Anaknya Punya Paspor Asing, Kemenkumham Buka Suara
Irvan melanjutkan kewenangan guru honorer ada di pemerintah daerah, tetapi pemerintah pusat mengambil peran aktif melalui pemberian tambahan insentif. “Sejak 2005 sampai 2025 insentif guru honorer stagnan, baru naik di zaman Presiden Prabowo, menjadi Rp400.000,” jelasnya.
Selain itu, tunjangan guru non-ASN juga naik dari Rp1,5 juta pada 2025 naik menjadi Rp2 juta di 2026. Pemerintah juga mereformasi sistem penyaluran tunjangan. Jika sebelumnya pencairan di transfer ke pemerintah daerah dan diterima guru setiap tiga bulan, kini tunjangan langsung ditransfer ke rekening guru setiap bulan dan ini lebih tepat waktu dan akuntabel.
Lihat video: Polemik Penerima LPDP Anaknya Punya Paspor Asing, Kemenkumham Buka Suara
Lihat Juga :