Mitra Driver Ojol Dapat Kesempatan Beasiswa Kuliah hingga Bursa Kerja
Kamis, 29 Januari 2026 - 14:10 WIB
“Kalau mitra tidak sehat, bisnis tidak bisa tumbuh. Untuk membuat industri ini sehat, mitra harus memiliki pendapatan yang cukup dan rasa aman,” ujarnya dalam peluncuran Program Bakti GoTo untuk Negeri di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Selasa (27/1/2026).
Melalui pilar perlindungan sosial, GoTo menanggung penuh iuran BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan bagi mitra dengan kinerja baik. Sebelumnya dimulai di Surabaya pada Desember 2025, kini para mitra Juara se-Indonesia dapat menerima manfaat program BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan mulai 1 Februari 2026.
Skema ini juga membuka opsi pendaftaran anggota keluarga melalui mekanisme pemotongan otomatis. Dari sisi ketenagakerjaan, perlindungan mencakup jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian, dua risiko yang melekat pada pekerjaan di jalan.
Langkah tersebut dinilai sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam memperluas cakupan jaminan sosial bagi pekerja informal dan gig economy. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menekankan pentingnya akses kesehatan sebagai fondasi kesejahteraan.
Dari perspektif ketenagakerjaan, BPJS Ketenagakerjaan mencatat lebih dari 210.000 mitra pengemudi GoTo telah terdaftar sebagai peserta. Sejak 2023, manfaat klaim yang disalurkan kepada mitra mencapai lebih dari Rp100 miliar mencakup santunan kecelakaan kerja, kematian, serta beasiswa bagi anak mitra.
Data ini memperlihatkan besarnya risiko kerja yang dihadapi pengemudi sekaligus pentingnya perlindungan yang berkelanjutan. Di luar aspek perlindungan dasar, Program Bakti GoTo juga menyasar mobilitas sosial jangka panjang. Sejak 2020, perusahaan menyalurkan beasiswa bagi anak mitra pengemudi.
Melalui pilar perlindungan sosial, GoTo menanggung penuh iuran BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan bagi mitra dengan kinerja baik. Sebelumnya dimulai di Surabaya pada Desember 2025, kini para mitra Juara se-Indonesia dapat menerima manfaat program BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan mulai 1 Februari 2026.
Skema ini juga membuka opsi pendaftaran anggota keluarga melalui mekanisme pemotongan otomatis. Dari sisi ketenagakerjaan, perlindungan mencakup jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian, dua risiko yang melekat pada pekerjaan di jalan.
Langkah tersebut dinilai sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam memperluas cakupan jaminan sosial bagi pekerja informal dan gig economy. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menekankan pentingnya akses kesehatan sebagai fondasi kesejahteraan.
Dari perspektif ketenagakerjaan, BPJS Ketenagakerjaan mencatat lebih dari 210.000 mitra pengemudi GoTo telah terdaftar sebagai peserta. Sejak 2023, manfaat klaim yang disalurkan kepada mitra mencapai lebih dari Rp100 miliar mencakup santunan kecelakaan kerja, kematian, serta beasiswa bagi anak mitra.
Data ini memperlihatkan besarnya risiko kerja yang dihadapi pengemudi sekaligus pentingnya perlindungan yang berkelanjutan. Di luar aspek perlindungan dasar, Program Bakti GoTo juga menyasar mobilitas sosial jangka panjang. Sejak 2020, perusahaan menyalurkan beasiswa bagi anak mitra pengemudi.
Lihat Juga :