MBG Jadi Benteng Pertahanan Non-Militer Bangsa
Minggu, 18 Januari 2026 - 22:37 WIB
Hendarsam mengaitkan kebijakan MBG dengan pandangan Presiden Prabowo Subianto yang tertuang dalam buku Paradoks Indonesia. Dalam buku tersebut, Prabowo menegaskan bahwa sebuah bangsa bisa runtuh bukan karena kekurangan senjata melainkan karena rakyatnya lemah secara fisik, mental, dan ekonomi.
"Cara pandang ini sangat jelas bahwa kekuatan negara tidak hanya ditentukan oleh alutsista, tetapi kualitas manusia dan daya tahan sistem nasionalnya," ucapnya.
MBG merupakan investasi sumber daya manusia jangka panjang. Anak-anak yang mendapatkan asupan gizi memadai hari ini akan menjadi tenaga kerja, prajurit, ilmuwan, dan warga negara yang tangguh di masa depan.
Dia menilai MBG mendorong terbentuknya ekosistem rantai pasok pangan berbasis wilayah. Setiap daerah didorong untuk memenuhi kebutuhan pangannya sendiri sesuai potensi lokal. Dengan sistem pangan yang kuat dan merata, Indonesia tidak mudah diguncang oleh konflik global maupun tekanan eksternal.
"Cara pandang ini sangat jelas bahwa kekuatan negara tidak hanya ditentukan oleh alutsista, tetapi kualitas manusia dan daya tahan sistem nasionalnya," ucapnya.
MBG merupakan investasi sumber daya manusia jangka panjang. Anak-anak yang mendapatkan asupan gizi memadai hari ini akan menjadi tenaga kerja, prajurit, ilmuwan, dan warga negara yang tangguh di masa depan.
Dia menilai MBG mendorong terbentuknya ekosistem rantai pasok pangan berbasis wilayah. Setiap daerah didorong untuk memenuhi kebutuhan pangannya sendiri sesuai potensi lokal. Dengan sistem pangan yang kuat dan merata, Indonesia tidak mudah diguncang oleh konflik global maupun tekanan eksternal.
(jon)
Lihat Juga :