Panja Daya Saing Industri Harus Lahirkan Pemerataan Pelaku UMKM dan Petani
Kamis, 18 September 2025 - 20:35 WIB
Rapat Panja Daya Saing Industri dengan Pejabat Eselon I (Dirjen) Kementerian Perindustrian dan Plt Kepala BSN di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (16/9/2025). Salah satunya diikuti Anggota DPR Komisi VII Novita Hardini. Foto: Ist
JAKARTA - Anggota DPR Komisi VII dari Fraksi PDIP Novita Hardini menyatakan pentingnya pendalaman masalah industri nasional secara menyeluruh agar kebijakan yang dihasilkan berpihak pada pelaku industri dan masyarakat luas. Pernyataan ini disampaikan saat RDP Panja Daya Saing Industri dengan Pejabat Eselon I (Dirjen) Kementerian Perindustrian dan Plt Kepala BSN di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (16/9/2025).
“Panja ini harus menjadi alat evaluasi yang tajam terhadap kebijakan-kebijakan yang tumpang tindih dan selama ini tidak berpihak pada pelaku industri. Kita tidak bisa menutup mata bahwa industri besar wajib memberi dampak nyata bagi ekosistem akar rumput termasuk UMKM,” ujarnya.
Baca juga: Anggota DPR Ajak Tokoh Masyarakat dan Pelaku Usaha Bantu UMKM
Legislator perempuan satu-satunya dari Dapil 7 Jawa Timur itu menyoroti sektor kopi yang memiliki potensi besar untuk pasar global. Indonesia memiliki kekayaan kopi yang melimpah dengan penguasaan proses produksi yang mumpuni. Namun, peluang tersebut belum dimanfaatkan maksimal.
“Panja ini harus menjadi alat evaluasi yang tajam terhadap kebijakan-kebijakan yang tumpang tindih dan selama ini tidak berpihak pada pelaku industri. Kita tidak bisa menutup mata bahwa industri besar wajib memberi dampak nyata bagi ekosistem akar rumput termasuk UMKM,” ujarnya.
Baca juga: Anggota DPR Ajak Tokoh Masyarakat dan Pelaku Usaha Bantu UMKM
Legislator perempuan satu-satunya dari Dapil 7 Jawa Timur itu menyoroti sektor kopi yang memiliki potensi besar untuk pasar global. Indonesia memiliki kekayaan kopi yang melimpah dengan penguasaan proses produksi yang mumpuni. Namun, peluang tersebut belum dimanfaatkan maksimal.
Lihat Juga :