Wacana Kasino Dilegalkan, DPR: Orang Indonesia Sendiri yang Main
Sabtu, 07 Juni 2025 - 17:57 WIB
"Jakarta miniatur Indonesia, itu berjalan dengan bagus tapi bermasalah. Bermasalahnya kerusakan sosial di masyarakat cukup besar. Perjudian bukan hanya kalau kita bicara konteks menurut Islam, jelas saya dari partai berbasis Nahdlatul Ulama (NU), PKB, jelas saya tak setuju dengan perjudian," katanya.
Secara kultur, umat Islam di Indonesia berbeda dengan negara lainnya seperti Malaysia dan Uni Emirat Arab. Di dua negara tersebut terdapat fasilitas perjudian besar, hanya saja para pemainnya rata-rata berasal dari luar negara tersebut, hanya sekian persen saja dari warganya yang turut melakukan kegiatan judi.
"Darimana Uni Emirat Arab dapat uang, karena negara itu dibuka, perjudian dibuka, mohon maaf prostitusi juga dibuka walaupun setengah terselubung. Kalau ke Emirat, wanita-wanita prostitusi itu rata-rata dari negara Eropa Timur, begitu juga yang main judi di situ rata-rata mayoritas orang Israel. Kita lihat tidak ada orang Emirat Arab main judi di situ, sedikit hanya tak lebih dari 5 persen," ungkap Hasbi.
Sebab, penduduknya memiliki kesadaran tinggi, khususnya dari sisi agama. Berbeda dengan di Indonesia, meski mayoritas penduduk Indonesia sama-sama Islam sebagaimana di Malaysia dan Uni Emirat Arab, tapi secara pendidikannya berbeda sehingga secara kesadaran pun berbeda pula.
"Malaysia, kita main ke Genting, siapa yang main judi di sana, yang main judi rata-rata dari China. Tapi di kita, beda. Ini karena pendidikan di kita kurang," ucapnya.
Secara kultur, umat Islam di Indonesia berbeda dengan negara lainnya seperti Malaysia dan Uni Emirat Arab. Di dua negara tersebut terdapat fasilitas perjudian besar, hanya saja para pemainnya rata-rata berasal dari luar negara tersebut, hanya sekian persen saja dari warganya yang turut melakukan kegiatan judi.
"Darimana Uni Emirat Arab dapat uang, karena negara itu dibuka, perjudian dibuka, mohon maaf prostitusi juga dibuka walaupun setengah terselubung. Kalau ke Emirat, wanita-wanita prostitusi itu rata-rata dari negara Eropa Timur, begitu juga yang main judi di situ rata-rata mayoritas orang Israel. Kita lihat tidak ada orang Emirat Arab main judi di situ, sedikit hanya tak lebih dari 5 persen," ungkap Hasbi.
Sebab, penduduknya memiliki kesadaran tinggi, khususnya dari sisi agama. Berbeda dengan di Indonesia, meski mayoritas penduduk Indonesia sama-sama Islam sebagaimana di Malaysia dan Uni Emirat Arab, tapi secara pendidikannya berbeda sehingga secara kesadaran pun berbeda pula.
"Malaysia, kita main ke Genting, siapa yang main judi di sana, yang main judi rata-rata dari China. Tapi di kita, beda. Ini karena pendidikan di kita kurang," ucapnya.
Lihat Juga :