Angela Tanoesoedibjo Minta Kader Perindo Peka Kondisi Sosial, Singgung Kasus Pencuri Ayam Tewas di Bali
Senin, 27 Juli 2026 - 22:50 WIB
loading...
Ketua Umum Partai Perindo Angela Tanoesoedibjo membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) 2026 Anggota Legislatif Partai Perindo di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (27/7/2026). Foto: IMG/M Faisyal
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Angela Tanoesoedibjo menyinggung kasus pria pencuri ayam yang tewas setelah dikeroyok massa di Bali saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) 2026 Anggota Legislatif Partai Perindo di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Di hadapan 380 anggota DPRD Partai Perindo tingkat provinsi dan kabupaten/kota, Angela menampilkan cuplikan pemberitaan yang tengah menjadi perhatian publik. Menurut dia, kasus tersebut perlu dilihat tidak hanya dari aspek hukum, tetapi juga dari sisi kemanusiaan.
Dia tidak ingin membahas motif maupun proses hukum yang sedang berjalan. Namun, dia menyoroti adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut yang meninggalkan duka bagi keluarga.
Baca juga: Angela Tanoesoedibjo Ajak Kader Contoh Kegigihan Timnas Norwegia
"Jadi ada anak yang kehilangan ayahnya tiba-tiba, tewas karena ayahnya diduga mencuri. Saya nggak bicara soal motifnya di sini, saya nggak bicara soal kasus hukumnya di sini, semua lagi berproses tentunya dengan pihak berwenang," kata Angela.
Di hadapan 380 anggota DPRD Partai Perindo tingkat provinsi dan kabupaten/kota, Angela menampilkan cuplikan pemberitaan yang tengah menjadi perhatian publik. Menurut dia, kasus tersebut perlu dilihat tidak hanya dari aspek hukum, tetapi juga dari sisi kemanusiaan.
Dia tidak ingin membahas motif maupun proses hukum yang sedang berjalan. Namun, dia menyoroti adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut yang meninggalkan duka bagi keluarga.
Baca juga: Angela Tanoesoedibjo Ajak Kader Contoh Kegigihan Timnas Norwegia
"Jadi ada anak yang kehilangan ayahnya tiba-tiba, tewas karena ayahnya diduga mencuri. Saya nggak bicara soal motifnya di sini, saya nggak bicara soal kasus hukumnya di sini, semua lagi berproses tentunya dengan pihak berwenang," kata Angela.
Lihat Juga :