3 Fakta Terkait Dugaan Bocornya Data BAIS TNI yang Diklaim Dijual ke Situs Gelap
Rabu, 26 Juni 2024 - 14:26 WIB
Fakta Dugaan Bocornya Data BAIS TNI
1. Berawal dari Unggahan Akun Anonim di Platform X
Informasi dugaan kebocoran data awalnya diungkap oleh sebuah akun anonim di X (dulu Twitter) @falconfeedsio. Menurut keterangannya, pelaku peretasan itu adalah hacker bernama Moonz Haxor (nama samaran).Pada unggahan yang tersebut, pemilik akun @falconfeedsio menyebut data Bais TNI diunggah oleh MoonzHaxor di BreachForums. Sebagai informasi, BreachForums ini dikenal sebagai situs gelap yang biasa dipakai peretas (hacker) untuk melakukan aksi jual beli data curian.
Sementara itu, MoonzHaxor disebutkan sebagai salah satu anggota kenamaan dari BreachForums.
2. Tanggapan Kapuspen TNI
Secara singkat, kebocoran data yang diungkap mengandung data-data sensitif seperti gambar sidik jari, alamat email hingga aplikasi SpringBoot dengan beberapa konfigurasi. Data tersebut dijual oleh MoonzHaxor seharga USD1.000 (setara Rp16,3 juta).Menanggapi kabar kebocoran data BAIS, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Nugraha Gumilar menyebut Tim Siber TNI masih memeriksa dan mendalami dugaan tersebut. Maka dari itu, pihaknya belum dapat membenarkan ataupun membantah dugaan peretasan itu.
Lihat Juga :