Pemilu 2024 Dianggap Paling Mengkhawatirkan sejak Reformasi

Sabtu, 20 April 2024 - 10:47 WIB
“Penguasa memang bukan incumbent yang sedang mencalonkan diri, tapi justru cawe-cawe jauh luar biasa ketimbang incumbent ketika mencalonkan dirinya tahun 2019,” imbuhnya.

Dia menilai, nepotisme dari penguasa terjadi dilakukan untuk melanggengkan kekuasaan dengan menempatkan Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Jokowi sebagai cawapres.

“Kata kuncinya sangat jelas yaitu maintaining power, atas nama lanjutkan kekuasaan yang ada maka tak bisa dirinya sendiri dengan tiga periode yang ada adalah anaknya pun harus jadi,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!