Jaga Kepercayaan Rakyat, KPU dan Bawaslu Didesak Jalankan Fungsi dengan Baik

Minggu, 18 Februari 2024 - 10:27 WIB
Guru besar yang turut menjadi salah satu panelis di debat perdana Pilpres 2024 ini mengatakan bahwa dugaan kecurangan sebetulnya tidak mengherankan. Mengingat kata dia, serangkaian perkataan, tindakan dan kebijakan ywbg dilakukan oleh pemerintah, khususnya Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Kalimatnya yang mengatakan 'cawe-cawe', 'Presiden boleh kampanye' ditengarai menunjukkan sikap tidak netral. Demikian bansos dengan segala argumentasinya, tetap dipersepsikan sebagai kebijakan dan tindakan yang menguntungkan paslon tertentu," ujarnya.

Saat disinggung apakah dugaan-dugaan kecurangan yang terjadi selama prosesnya dapat menjadi pedoman untuk dilakukannya Pemilu ulang, Susi berpandangan hal itu sebenarnya bisa saja terjadi.

Namun, keputusan Pemilu 2024 dilakukan ulang, kewenangan sepenuhnya ada di tangan Bawaslu sebagai lembaga Pengawas Pemilu. "Sangat tergantung pada keputusan Bawaslu apakah laporan dugaan pelanggaran pemilu terbukti," pungkasnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!