Bantuan Operasional Pesantren Bakal Cair Bulan Ini

Rabu, 05 Agustus 2020 - 11:55 WIB
Pemberian fasilitas tes COVID-19 oleh satuan tugas dan pemerintah daerah cukup membantu para santri. Apalagi di tengah pandemi virus corona, perekonomian orang tua mereka juga terdampak. "Bayangkan santri harus bayar. SPP itu nunggak-nunggak. Ekonominya terdampak," kata Waryono.

Dia mengungkapkan, para guru sekolah diniyah juga mendapatkan bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Desa PDTT). Direktorat PD Pontren Kemenag menyuplai data para guru dan sekolah yang terdampak pandemi COVID-19.

Pria asal Cirebon itu mengakui masalah utama pemberian bantuan kepada para guru ini adalah data. Namun, dia memastikan para guru yang terdampak mendapatkan bantuan sekitar Rp600.000 per bulan. Bantuan itu disalurkan ke lebih 10.000 guru. (Baca juga: Pondok Pesantren di Surabaya Mulai Aktif Belajar, Ini Syaratnya )

Kemenag juga membantu sekitar ribuan pesantren dan sekolah. Waryono mengajak semua pihak, terutama pemangku kebijakan, untuk memperhatikan kesejahteraan para guru.

Dia mengungkapkan banyak lembaga pendidikan dikelola oleh guru honerer. Hal itu tentu membuat kualitas pendidikan tidak maksimal. "Mereka tidak fokus mengajar, tapi bagaimana bertahan hidup. Ya masa honor Rp300.000 satu bulan. Mereka masih harus ke sawah. Ngajar tinggal lelah," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!