Kalimantan Tengah Dapat Alokasi 4.890 Rumah Tangga Penerima Bantuan Pasang Listrik Gratis Sepanjang 2023
Jum'at, 25 Agustus 2023 - 11:30 WIB
“Program BPBL akan dilanjutkan kembali dengan menyasar 125.000 rumah tangga di seluruh Indonesia. Direncanakan Provinsi Kalimantan Tengah akan mendapat alokasi sebesar 4.890 rumah tangga penerima BPBL di tahun 2023 ini,” lanjutnya.
Dalam acara peresmian tersebut, turut pula dihadiri oleh Anggota Komisi VII Iwan kurniawan. Ia mengatakan bahwa keberadaan listrik saat ini sudah menjadi kebutuhan vital, salah satunya menjadi jendela dunia yang lebih luas.
“Listrik menjadi kebutuhan yang vital. Dengan listrik, desa kita akan terang benderang, akan membuka mata dunia kita. Kita berharap listrik yang ada tidak hanya penerangan namun bagaimana memanfaatkan tenaga listrik, misalnya mengembangkan usaha,” ucap Iwan.
Dalam kesempatan yang sama, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah PT PLN (Persero) Muhammad Joharifin menyampaikan bahwa PT PLN (Persero) mendukung kerja pemerintah untuk bersama membangun Kalimantan Tengah.
“Kami mendukung, bersama-sama pemerintah membangun Kalimantan Tengah terutama Kotawaringin Timur. PLN berkomitmen penuh dalam pemerataan akses listrik kepada masyarakat,” kata Joharifin.
Kakek Amut (82), salah seorang penerima manfaat program BPBL di Kabupaten Kotawaringin Timur mengucapkan terima kasihnya atas bantuan yang diterima. Ia mengaku sudah puluhan tahun menyambung listrik. “Dulu tahun 1995, saya listriknya (menyambung) dari rumah sebelah, sekarang punya sendiri, lebih nyaman,” ucapnya.
Rasa bahagia telah memiliki listrik sendiri setelah mendapatkan bantuan pasang baru listrik turut dirasakan oleh Misnah (52). “Iya listriknya gak punya (sendiri), dulu nyambung dari anak. Sekarang saya senang sudah punya listrik sendiri,” ujar Misnah.
Dalam acara peresmian tersebut, turut pula dihadiri oleh Anggota Komisi VII Iwan kurniawan. Ia mengatakan bahwa keberadaan listrik saat ini sudah menjadi kebutuhan vital, salah satunya menjadi jendela dunia yang lebih luas.
“Listrik menjadi kebutuhan yang vital. Dengan listrik, desa kita akan terang benderang, akan membuka mata dunia kita. Kita berharap listrik yang ada tidak hanya penerangan namun bagaimana memanfaatkan tenaga listrik, misalnya mengembangkan usaha,” ucap Iwan.
Dalam kesempatan yang sama, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah PT PLN (Persero) Muhammad Joharifin menyampaikan bahwa PT PLN (Persero) mendukung kerja pemerintah untuk bersama membangun Kalimantan Tengah.
“Kami mendukung, bersama-sama pemerintah membangun Kalimantan Tengah terutama Kotawaringin Timur. PLN berkomitmen penuh dalam pemerataan akses listrik kepada masyarakat,” kata Joharifin.
Kakek Amut (82), salah seorang penerima manfaat program BPBL di Kabupaten Kotawaringin Timur mengucapkan terima kasihnya atas bantuan yang diterima. Ia mengaku sudah puluhan tahun menyambung listrik. “Dulu tahun 1995, saya listriknya (menyambung) dari rumah sebelah, sekarang punya sendiri, lebih nyaman,” ucapnya.
Rasa bahagia telah memiliki listrik sendiri setelah mendapatkan bantuan pasang baru listrik turut dirasakan oleh Misnah (52). “Iya listriknya gak punya (sendiri), dulu nyambung dari anak. Sekarang saya senang sudah punya listrik sendiri,” ujar Misnah.
Lihat Juga :