Rumah Sakit Rujukan Daerah Diminta Lebih Perhatikan Pasien Corona
Rabu, 15 Juli 2020 - 14:23 WIB
Apalagi kata dia, Jawa tengah masuk dalam 8 provinsi yang seharusnya mendapatkan perhatian khusus dalam menangani kasus ini. "Penanganan Covid-19 di daerah ini sangat buruk, ini bahaya. Seharusnya Tim Gugus Pusat dan daerah saling koordinasi dalam menangani kasus ini," kata Marwan.
Maka itu dia meminta, tim Gugus Tugas Covid-19 terjun langsung memantau penanganan kasus ini hingga ke daerah-daerah. Terutama, pinta politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, ke 8 provinsi yang diinstruksikan Presiden Jokowi.
"Jateng kan masuk kedelapan provinsi yang diucapkan presiden untuk mendapatkan penanganan prioritas Covid-19. Karena, di wilayah ini cukup tinggi," katanya.
Dia mengaku, ada sejumlah pasien Covid-19 yang kabur dari RS lantaran tidak dilayani dengan baik. Seharusnya, kata dia, RS memberikan pelayanan yang terbaik untuk pasien bukan sebaliknya.
"Apakah rumah sakit itu tidak siap untuk menangani pasien Covid-19? Seharusnya Gugus tugas (Covid-19) memantau langsung ke lapangan. Periksa, apakah sdm rumah sakit itu siap atau tidak menangani pasien? Siap atau tidak dokternya, SDM-nya APD-nya," papar mantan Menteri Desa PDTT ini.
Maka itu dia meminta, tim Gugus Tugas Covid-19 terjun langsung memantau penanganan kasus ini hingga ke daerah-daerah. Terutama, pinta politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, ke 8 provinsi yang diinstruksikan Presiden Jokowi.
"Jateng kan masuk kedelapan provinsi yang diucapkan presiden untuk mendapatkan penanganan prioritas Covid-19. Karena, di wilayah ini cukup tinggi," katanya.
Dia mengaku, ada sejumlah pasien Covid-19 yang kabur dari RS lantaran tidak dilayani dengan baik. Seharusnya, kata dia, RS memberikan pelayanan yang terbaik untuk pasien bukan sebaliknya.
"Apakah rumah sakit itu tidak siap untuk menangani pasien Covid-19? Seharusnya Gugus tugas (Covid-19) memantau langsung ke lapangan. Periksa, apakah sdm rumah sakit itu siap atau tidak menangani pasien? Siap atau tidak dokternya, SDM-nya APD-nya," papar mantan Menteri Desa PDTT ini.
(maf)
Lihat Juga :