JK: Pegiat Antikorupsi Jangan Takut Diperiksa

Minggu, 08 Maret 2015 - 02:00 WIB
JK: Pegiat Antikorupsi...
JK: Pegiat Antikorupsi Jangan Takut Diperiksa
A A A
YOGYAKARTA - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) menilai sikap pegiat antikorupsi yang tidak ingin diperiksa adalah sikap tidak sportif. Menurutnya, pegiat antikorupsi juga seharusnya mau menjalani pemeriksaan untuk membuktikan kebenaran.

"Kita selalu dengar pegiat antikorupsi mengatakan 'periksa, periksa, periksa' terhadap orang lain. Tapi kalau menyangkut dirinya apakah lalu mengatakan jangan diperiksa? Teman-teman pegiat antikorupsi jangan tiba-tiba takut diperiksa. Jika memang merasa tidak bersalah, jelaskan saat pemeriksaan. Jangan membuat publik opini," ujar JK, kemarin.

Kepada wartawan seusai acara peresmian Gedung Pascasarjana UMY dan JK School of Goverment di kampus setempat, JK mengatakan semua pihak harus mengetahui benar apa arti dari kriminalisasi.

Menurutnya, kriminalisasi adalah suatu tindakan kejahatan yang dibuat-buat. Tapi, jika memang ada fakta dan orang yang bersangkutan diperiksa, baginya itu bukan kriminalisasi. Dan, tidak adil menurutnya jika pegiat antikorupsi enggan diperiksa.

"Kalau memang merasa dikriminalisasi, buktikan. Jangan menutup-nutupi, jelaskan masalahnya secara jantan. Dan, semua pemeriksaan itu awalnya selalu dugaan. Melalui proses pemeriksaan itu nanti ada bukti-bukti yang muncul," imbuhnya.

Komentar JK tersebut dikemukakan saat menanggapi kunjungan pegiat antikorupsi Denny Indrayana ke Kantor Sekretaris Negara pada Jumat (6/3/2015). Padahal, di hari yang sama, Denny dijadwalkan diperiksa Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri.

Bareskrim memanggil Denny untuk diperiksa menjadi saksi kasus dugaan korupsi layanan singkat pembuatan paspor atau payment gateway di Direktorat Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM.

Penyelidikan kasus itu bermulai dari laporan seorang bernama Andi Syamsul Bahri kepada Bareskrim pada 10 Februari lalu.

Andi melaporkan Denny Indrayana terlibat dalam dugaan korupsi proyek payment gateway di Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM pada Mei 2014.
(zik)
Berita Terkait
Denny Indrayana Laporkan...
Denny Indrayana Laporkan Dugaan Korupsi, Perbankan, Pemilu, dan Perpajakan di Kalimantan Selatan
Dugaan Pemalsuan Dokumen...
Dugaan Pemalsuan Dokumen Saksi Kubu Denny Indrayana Masuk Penyidikan
Kasus Dugaan Putusan...
Kasus Dugaan Putusan MK Bocor, Bareskrim Segera Panggil Denny Indrayana
Bareskrim Dalami Pelaporan...
Bareskrim Dalami Pelaporan Denny Indrayana terkait Dugaan Pembocoran Putusan MK
Kasus Payment Gateway...
Kasus Payment Gateway Denny Indrayana Didesak untuk Dituntaskan
Kasus Dugaan Bocornya...
Kasus Dugaan Bocornya Putusan MK Naik Penyidikan, Pihak Denny Indrayana Bilang Begini
Berita Terkini
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Mashum: NU juga Butuh Tata Krama
Infografis
Waspada 8 Gejala Awal...
Waspada 8 Gejala Awal Hipertensi, Jangan Dianggap Sepele
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved