Australia Diminta Setop Intervensi Hukum Indonesia

Jum'at, 06 Maret 2015 - 14:49 WIB
Australia Diminta Setop...
Australia Diminta Setop Intervensi Hukum Indonesia
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya menolak tawaran barter dua terpidana mati kasus narkoba asal Australia, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran dengan WNI terpidana mati.

Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengatakan, penolakan Presiden Jokowi atas tawaran barter terpidana mati dari pemerintah negeri kanguru adalah langkah yang tepat.

Indonesia sebagai negara berdaulat, kata Taufik, memiliki yuridiksi hukum yang tak bisa dilanggar oleh pihak mana pun.

"Barangkali kita mendukung sikap presiden, karena masalah hukum tiap negara memiliki yuridiksi masing masing," kata Taufik di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (6/4/2015).

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu pun menyebut upaya terang-terangan Perdana Menteri (PM) Australia Tony Abbott memberontak eksekusi mati dua warga negaranya dan tawaran barter terpidana mati sebagai sebuah intervensi terhadap Indonesia.

Intervensi hukum ini, lanjut Taufik, tidak dapat dibenarkan. Karena, masing-masing negara berhak mengatur sistem peradilannya secara mandiri.

"Tidak boleh ada intervensi antara satu negara dengan negara yang lain dalam kaitan kemerdekaan mengatur sistem pengadilan di negara masing-masing," tandas Taufik.
(maf)
Berita Terkait
Kriminolog UI: Hukuman...
Kriminolog UI: Hukuman Percobaan 10 Tahun Cukup untuk Rehabilitasi Terpidana
Pakar Hukum Minta Pengadilan...
Pakar Hukum Minta Pengadilan di Indonesia Hindari Vonis Mati
Oknum Polisi Terdakwa...
Oknum Polisi Terdakwa Narkoba Dituntut Mati
Saudi Hapus Hukuman...
Saudi Hapus Hukuman Mati Anak di Bawah Umur
KUHP Baru Berikan Potongan...
KUHP Baru Berikan Potongan Hukuman Terpidana Mati Jika Berkelakuan Baik
Kontras: Perlu Tolak...
Kontras: Perlu Tolak Ukur Objektif Sebelum Hukuman Mati Dijatuhkan
Berita Terkini
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved