Tangani Kasus Nazaruddin, KPK Hadapi Dilema

Jum'at, 30 Januari 2015 - 00:21 WIB
Tangani Kasus Nazaruddin,...
Tangani Kasus Nazaruddin, KPK Hadapi Dilema
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadapi dilema dalam menangani kasus pencucian uang dengan tersangka mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazaruddin.

Adapun dilema itu terkait penyidikan kasus dugaan penerimaan gratifikasi atau hadiah dalam pelaksanaan proyek PT Duta Graha Indonesia (DGI) dan pencucian uang berkaitan pembelian saham PT Garuda Indonesia.

"Kalau yang saya tahu MNZ (M Nazraruddin) ini dilemanya itu apakah KPK akan menindaklanjuti temuan-temuan dari kasus penyidikan sehingga meluas atau kita berhenti," kata Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto di Gedung Ombudsman, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis 29 Januari 2015.

Dia mengatakan, sebagian dari pihak KPK ingin kasus ini diberhentikan sementara. Namun, kata dia, hal tersebut menjadi dilema karena akan membuat penanganan kasus lainnya berhenti sementara.

"Apakah fair kalau dia (Nazaruddin) dituntut berulang kali? Jadi nanti dibuka lagi pengadilan, bukan lagi sprindik. Dilemanya disitu sebenarnya," ungkap Bambang.

Bambang berharap dalam waktu dekat ini ada keputusan dalam penanganan kasus tersebut.

Namun Bambang belum dapat menjelaskan langkah-langkah apa yang akan diambil KPK untuk menangani kasus Nazaruddin itu.

"Segera. Akhir bulan atau awal bulan depan. Tapi tak boleh dikasih tahu ke publik strategi apa yang dipilih itu harus diputuskan," tandasnya.

KPK telah menetapkan M Nazaruddin sebagai tersangka dalam kasus penerimaaan hadiah dalam pelaksanaan proyek PT DGI dan kasus tindak pidana pencucian uang dalam pembelian saham PT Garuda Indonesia Tbk.

KPK menduga pembelian saham tersebut berasal dari uang hasil korupsi. Nazar yang juga terpidana kasus korupsi Wisma Atlet itu membeli saham PT Garuda Indonesia.
(dam)
Berita Terkait
KPK Sita Rp57 Miliar...
KPK Sita Rp57 Miliar Aset Eks Pejabat Pajak yang Diduga Hasil Cuci Uang
PPATK Beberkan Dugaan...
PPATK Beberkan Dugaan Pencucian Uang di Indonesia, Ini Rincian Nilainya
Kejagung Pamerkan Uang...
Kejagung Pamerkan Uang Sitaan Rp479 Miliar terkait Kasus TPPU Duta Palma
Terungkap! Transaksi...
Terungkap! Transaksi Tindak Pidana Pencucian Uang Tembus Rp120 Triliun
Mahfud MD: Satgas TPPU...
Mahfud MD: Satgas TPPU Siap Bekerja
Satgas TPPU Gelar Rapat...
Satgas TPPU Gelar Rapat Perdana Hari Ini
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved