Muhammad : Nabi dan Negarawan

loading...
Muhammad : Nabi dan Negarawan
Muhammad : Nabi dan Negarawan
A+ A-
Faisal ismail
Guru Besar Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta


William Montgomery Watt (1909-2006), profesor yang pada masa hayatnya pernah mengajar di Universitas Edinburgh (Inggris), terkenal sebagai salah seorang orientalis Barat terkemuka yang berpandangan positif terhadap sosok pribadi Nabi Muhammad SAW (570-632).

Watt bahkan dapat dipandang sebagai seorang orientalis besar yang dalam banyak karyanya meletakkan pandangan apresiatif tentang Islam dan jati diri Nabi Muhammad. Sebelum Watt, pandangan kebanyakan kaum orientalis tentang Islam dan Muhammad banyak yang negatif.

Misalnya HAR Gibb (1895-1971) pada 1946 ketika mengantarkan bukunya yang berjudulModern Trends in Islam masih saja mengulangi pandangan Duncan Black Mc- Donald yang menyatakan bahwa salah satu aspek Islam yang terpenting adalah patologi yang seteliti-telitinya terhadap jiwa Muhammad.



Maksudnya, perlu dilakukan pemeriksaan secara teliti dan akurat terhadap jiwa Muhammad, apakah dia waras atau tidak dalam kaitannya dengan ”klaimnya” bahwa dia telah menerima wahyu dari Allah dan ”mendeklarasikan” agama baru yang bernama Islam.

Nabi dan Negarawan

Tidak sama dengan visi kebanyakan orientalis sebelumnya, Montgomery Watt memandang positif sosok Muhammad. Dalam bukunya yang terkenal bertajuk Muhammad: Prophet and Statesman, Watt menguraikan secara komprehensif sejarah hidup Muhammad secara objektif. Buku tersebut pemadatan dari dua buku yang dikarang Watt sebelumnya, masing-masing berjudul Muhammad at Mecca dan Muhammad at Medina.



Di mata Watt, Muhammad seorang nabi dan sekaligus seorang negarawan. Menurut Watt, Muhammad (sebagai seorang nabi) mengajarkan dan menyebarkan agama Islam (yang ia yakini diterimanya dari Tuhan) sebagai tatanan etik, moral, dan sosial bagi masyarakat yang dibangunnya.
halaman ke-1 dari 3
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top