Sambut Kemaritiman

Senin, 05 Januari 2015 - 11:38 WIB
Sambut Kemaritiman
Sambut Kemaritiman
A A A
Euforia kemenangan Jokowi dan JK masih kental terasa. Namun euforia ini diikuti dengan tugas-tugas Jokowi untuk segera menyelesaikan berbagai permasalahan di Indonesia.

Termasuk permasalahan yang mendera kemaritiman Indonesia yang selama ini sangatlah terabaikan. Kemiskinan, ketimpangan sosial, sulitnya birokrasi, infrastruktur, yang melekat pada wajah perekonomian masyarakat pesisir semakin memperburuk citra kelautan Indonesia.

Padahal menurut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), potensi kelautan Indonesia sangatlah besar, yaitu sebesar USD1,2 triliun per tahun. Seolah tertimpa durian runtuh, dibentuknya Menteri Koordinator Kemaritiman sangat disambut baik masyarakat.

Menko ini akan membawahkan Kementerian Perhubungan, Kementerian Pariwisata, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral sehingga dengan adanya pos baru di sektor maritim ini diharapkan akan memaksimalkan potensi laut Indonesia yang secara nyata sangatlah besar adanya.

Namun pekerjaan di bidang kemaritiman tidaklah mudah. Selain dituntut mengerti detail dunia maritim Indonesia, juga harus paham bagaimana adat istiadat masyarakat pesisir yang selama ini cenderung boros bisa diubah paradigmanya agar bisa meningkatkan sosial ekonomi mereka.

Dan yang terpenting, Menko Kemaritiman harus survive dalam menyelesaikan masalah atas kompleksnya dunia kemaritiman Indonesia. Adapun fokus utamanya adalah sebagai berikut. Pertama, meningkatkan produktivitas laut dan perikanan. Kedua, memperbaiki infrastruktur maritim. Ketiga, membereskan birokrasi dan hukum maritim. Perizinan usaha perikanan yang berbelit-belit serta sarat dengan pungutan liar memperburuk dunia maritim Indonesia.

Keempat, membangun SDM berkualitas. Kelangkaan sumber daya manusia berkualitas menjadi faktor runtuhnya maritim Indonesia. Keempat kunci ini dirasa akan mengembalikan suasana maritim Indonesia yang telah lama hilang sehingga kesejahteraan masyarakat akan meningkat dan laut akan jaya. Jalesveva Jayamahe ! ?

Ridwan Fadil Arif
Mahasiswa Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran
(ars)
Berita Terkait
Mahasiswa Doktoral Unhan...
Mahasiswa Doktoral Unhan Sebut Pentingnya Pengembangan Pertahanan Maritim
Tiga Poros di Pilpres...
Tiga Poros di Pilpres 2024 Dinilai Rasional dan Memungkinkan
Lokalisasi Terbesar...
Lokalisasi Terbesar di Pantura Timur Dirobohkan, Situasi Sempat Memanas
Capres Poros Ketiga...
Capres Poros Ketiga Pilpres 2024 Belum Terlihat
Soal Poros Partai Islam,...
Soal Poros Partai Islam, Inisiator Partai Ummat Bilang Begini
Poros Islam Ingin Usung...
Poros Islam Ingin Usung Capres-Cawapres di Pilpres 2024? PKB Jadi Penentu
Berita Terkini
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan 112 DIM RUU Polri ke Komisi III DPR
Dharma Pongrekun Minta...
Dharma Pongrekun Minta MK Kaji Ulang UU Kesehatan Demi Jaga Kedaulatan Bangsa
Selain Penjara 4,5 Tahun,...
Selain Penjara 4,5 Tahun, Eks Wamenaker Noel Diminta Bayar Uang Pengganti Rp3,4 Miliar
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Divonis 4,5 Tahun Penjara...
Divonis 4,5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Ganti Pengganti Rp3,4 Miliar, Noel: Saya Menerima Hukuman Itu
GREAT Institute Dorong...
GREAT Institute Dorong Program MBG Tetap Berjalan dan Semakin Berkualitas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved