Poros Islam Ingin Usung Capres-Cawapres di Pilpres 2024? PKB Jadi Penentu

Sabtu, 17 April 2021 - 06:49 WIB
loading...
Poros Islam Ingin Usung...
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menjadi penentu bagi terbentuknya Poros Islam atau Poros Partai Islam. Apalagi jika ingin mengusung pasangan capres-cawapres pada Pilpres 2024. Foto/Dok SINDO
A A A
JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menjadi penentu bagi terbentuknya Poros Islam atau Poros Partai Islam. Apalagi jika Poros Islam ini ingin mengusung pasangan capres-cawapres pada Pilpres 2024.

"PKB menjadi penentu bagi Poros Islam kalau mau terbentuk. Dan kalau tidak, maka Poros Islam itu tidak akan ada, kecuali kerja sama di dalam pemilihan legislatif," ujar ahli hukum tata negara Refly Harun dalam video berjudul 'POROS ISLAM DUKUNG ANIES DI 2024?!' yang tayang di Channel YouTube Refly Harun, Jumat (16/4/2021).

Diketahui, untuk bisa mengajukan capres-cawapres, butuh minimal 115 kursi di DPR. Koalisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tidak cukup lantaran tak memenuhi syarat jumlah minimal kursi. PKS memiliki 50 kursi, sementara PPP hanya 19 kursi. Artinya, gabungan dua parpol tersebut hanya punya 69 kursi.

Baca juga: Bertemu PPP, PKS Belum Terlalu Yakin dengan Poros Islam?

Di sisi lain, Partai Amanat Nasional (PAN) yang berbasis massa Islam dan memiliki 44 kursi di DPR telah tegas menolak wacana Poros Islam tersebut. Karena itu, harapan kini hanya ada pada PKB yang punya 58 kursi DPR. Jika PKS, PPP, dan PKB bersatu membentuk Poros Islam, jumlah kursinya 127. Artinya, bisa mengajukan pasangan capres-cawapres di Pilpres 2024.

Baca juga: PAN Tidak Akan Ikut Poros Islam di Pemilu 2024, Ini Alasannya

"Tapi kalau satu saja tidak mau bergabung, maka selesailah mimpi soal Poros Islam dengan calon presiden dan calon wakil presidennnya," kata Refly.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anies Baswedan: Dino...
Anies Baswedan: Dino Patti Djalal Bukan Karbitan Jadi Diplomat, Bukan Pula Karbitan Jadi Pejabat
Komentari Situasi Terkini,...
Komentari Situasi Terkini, Anies Baswedan: Berikan Kepastian, Jangan Ketenangan Semu
MK Tegaskan Jakarta...
MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota Negara, Anies Baswedan Buka Suara
Ambon, Poso, dan Aceh...
Ambon, Poso, dan Aceh Tenang, Anies: Di Situ Ada Sidik Jarinya Pak JK
Usulan KPK soal Capres-Cawapres...
Usulan KPK soal Capres-Cawapres dari Kader Partai Dinilai Keliru
PDIP Tolak Revisi UU...
PDIP Tolak Revisi UU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah: Sama Saja Menyerahkan Nyawa Parpol
Sidang Gugatan PPP,...
Sidang Gugatan PPP, Saksi Sebut SK Plt Maluku Cacat Hukum
Mutiara Baswedan Lulus...
Mutiara Baswedan Lulus dari Harvard, Anies Ungkap Perjuangan Sang Putri
Anies Dorong Mahasiswa...
Anies Dorong Mahasiswa Kuasai AI: Itu Asisten, Jangan Jadi Substitute
Rekomendasi
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan...
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan Produk Turunan Kakao EastFood Indonesia 2026
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
Berita Terkini
Minta Dasco hingga Prabowo...
Minta Dasco hingga Prabowo Beri Atensi Kasus Ijazah Palsu, Ade Darmawan: Jokowi Telah Didiskriminasi
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Infografis
5 Madrasah Tertua di...
5 Madrasah Tertua di Indonesia, Pelopor Pendidikan Islam Modern
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved