Ramai Dikritik, SBY Disarankan Sementara Tetap di Luar Negeri

Sabtu, 27 September 2014 - 16:37 WIB
Ramai Dikritik, SBY...
Ramai Dikritik, SBY Disarankan Sementara Tetap di Luar Negeri
A A A
JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sementara waktu disarankan tidak tidak kembali ke Indonesia. Hal ini terkait ramainya kritikan terhadap SBY, hingga di media sosial menyangkut Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah (UU Pilkada).

Direktur Eksekutif Pusat Kajian (Pusaka) Trisakti, Fahmi Habsyi mengatakan, sebaiknya Presiden SBY memperpanjang lawatannya di luar negeri hingga pelantikan presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) dilantik.

"SBY sebaiknya tidak usah kembali ke Indonesia dahulu hingga pelantikan presiden tanggal 20 Oktober," ujar Fahmi di Cikini, Jakarta, Sabtu (27/9/2014).

Dia menjelaskan alasan SBY disarankan tetap di luar negeri sementara untuk merenung mengenai kehormatannya. Lanjutnya, SBY punya pilihan bergabung untuk memperkuat pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla atau bergabung dengan koalisi Prabowo-Hatta yang dikenal koalisi merah putih (KMP).

"Jadi SBY punya waktu untuk berpikir jernih apa yang sebaiknya dilakukan untuk bangsa ini ke depan," ucapnya.

Sebelumnya SBY menyampaikan mendukung pilkada secara langsung. Namun dalam pembahasan UU Pilkada di DPR, sikap partai yang dipimpinnya itu memilih walk out (WO), karena opsi yang diusulkan ditolak dalam rapat Paripurna DPR. Usulan Fraksi Partai Demokrat itu adalah, pilkada secara langsung dengan 10 catatan.

Sikap Demokrat ini kemudian dianggap ikut andil atas disetujuinya pilkada melalui DPRD dan tertuang dalam UU Pilkada.
(kur)
Berita Terkait
Perludem Sebut Kerangka...
Perludem Sebut Kerangka Hukum Pilkada 2024 Potensi Bermasalah
PKB Tolak Revisi UU...
PKB Tolak Revisi UU Pilkada karena Belum Dijalankan 100 Persen
Pernah Ngotot Gelar...
Pernah Ngotot Gelar Pilkada 2020, Pemerintah Dinilai Amnesia Tolak Revisi UU Pemilu
Demonstrasi Tolak Revisi...
Demonstrasi Tolak Revisi UU Pilkada di Malang Ricuh, 2 Polisi dan 3 Jurnalis Terluka
DPR Bakal Sahkan Revisi...
DPR Bakal Sahkan Revisi UU Pilkada Jadi UU Hari Ini
Aksi Ratusan Mahasiswa...
Aksi Ratusan Mahasiswa Tolak Revisi UU Pilkada di Palembang
Berita Terkini
Pengamat: Kapolri Tak...
Pengamat: Kapolri Tak Kriminalisasi Febrie, Penetapan Tersangka Sesuai KUHAP
Wakil Ketua Komisi VIII...
Wakil Ketua Komisi VIII DPR: Integrasi Zakat-Pajak Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Umat
Asrul Azis Taba Tersangka...
Asrul Azis Taba Tersangka Kasus Kuota Haji Kembali Ajukan Praperadilan
BNPB Sebut Karhutla...
BNPB Sebut Karhutla Dominasi Bencana di Tanah Air pada Akhir Pekan Ini
Pakar Hukum: Penetapan...
Pakar Hukum: Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa Asal Ada 2 Alat Bukti
Siapkan Relawan Tangguh...
Siapkan Relawan Tangguh Hadapi Bencana, Gus Muhaimin Resmikan Sigap Bangsa
Infografis
Daftar Top Skor Sementara...
Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved