Mahasiswa Pro Prabowo Ikrarkan Jaga Kondusivitas saat Pengumuman di KPU
Minggu, 20 Juli 2014 - 11:51 WIB
Mahasiswa Pro Prabowo Ikrarkan Jaga Kondusivitas saat Pengumuman di KPU
A
A
A
BANDUNG - Para mahasiswa pendukung Prabowo-Hatta yang tergabung dalam Jaringan Mahasiwa Nusantara (Jaman) berjanji akan menjaga kondusivitas usai KPU mengumumkan pemenang dalam Pilpres 2014 pada 22 Juli mendatang.
Ketua Dewan Penasehat Jaman, Baktinendra Prawiro, mengatakan, mahasiswa bersama seluruh rakyat Indonesia berharap proses Pilpres dan Pemilu tahun 2014 akan memberikan hasil terbaik.
Menurutnya, hasil tersebut berupa pemerintahan yang memperjuangkan kepentingan bangsa dan negara Indonesia yang maju, adil, makmur, dan berdaulat.
“Kita perlu kepemimpinan nasional yang bijak dan tegas dengan pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat, yang proses perwujudannya terjadi secara murni dan konsekwen,” tutur Baktinendra, Minggu (20/7/2014).
Baktinendra menilai, persoalan yang sekarang dihadapi diantaranya kampanye hitam, pembunuhan karakter, intervensi bercorak intimidasi, politik uang, penggunaan media massa, dan lembaga-lembaga survei yang rancu fungsinya dalam tatanan demokrasi dengan dalam pembentukan opini.
“Persoalan hari ini perlu diperhatikan dengan seksama. Pemilu dan Pilpres seyogyanya bukan hanya mengenai upaya pencitraan dan penggalangan opini. Tetapi bagaimana menterjemahkan suara dan kehendak rakyat untuk masa depan negerinya,” tegasnya.
Meski demikian, sebagai pendukung pasangan Prabowo-Hatta, pihaknya berjanji akan mengawal proses demokrasi dan menghormati semua hasil Pilpres 2014.
“Biarlah rakyat berbicara dan kita semua menghormati suaranya. Kita akan konsolidasi menyerukan iklim kondusif pada 22 Juli nanti dan sesudahnya,” katanya.
Ditempat yang sama, Ketua Bidang Program Aliansi Kerakyatan Indonesia Raya (Alkadira), Goben, berharap agar pasangan nomor urut 2, Jokowi-JK, agar bisa mengikuti jejak Prabowo-Hatta yang telah jauh-jauh hari mendeklarasikan siap menang dan siap kalah.
“Kita berkomitmen untuk melakukan proses kontrol dan mengawasi kinerja KPU agar bertugas dengan baik. Kita akan tunduk pada arahan Pak Prabowo yang telah menyatakan siap menang dan siap kalah. Dan saya rasa sikap itu harus ditiru juga oleh pasangan nomor urut 2,” tukasnya.
Ketua Dewan Penasehat Jaman, Baktinendra Prawiro, mengatakan, mahasiswa bersama seluruh rakyat Indonesia berharap proses Pilpres dan Pemilu tahun 2014 akan memberikan hasil terbaik.
Menurutnya, hasil tersebut berupa pemerintahan yang memperjuangkan kepentingan bangsa dan negara Indonesia yang maju, adil, makmur, dan berdaulat.
“Kita perlu kepemimpinan nasional yang bijak dan tegas dengan pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat, yang proses perwujudannya terjadi secara murni dan konsekwen,” tutur Baktinendra, Minggu (20/7/2014).
Baktinendra menilai, persoalan yang sekarang dihadapi diantaranya kampanye hitam, pembunuhan karakter, intervensi bercorak intimidasi, politik uang, penggunaan media massa, dan lembaga-lembaga survei yang rancu fungsinya dalam tatanan demokrasi dengan dalam pembentukan opini.
“Persoalan hari ini perlu diperhatikan dengan seksama. Pemilu dan Pilpres seyogyanya bukan hanya mengenai upaya pencitraan dan penggalangan opini. Tetapi bagaimana menterjemahkan suara dan kehendak rakyat untuk masa depan negerinya,” tegasnya.
Meski demikian, sebagai pendukung pasangan Prabowo-Hatta, pihaknya berjanji akan mengawal proses demokrasi dan menghormati semua hasil Pilpres 2014.
“Biarlah rakyat berbicara dan kita semua menghormati suaranya. Kita akan konsolidasi menyerukan iklim kondusif pada 22 Juli nanti dan sesudahnya,” katanya.
Ditempat yang sama, Ketua Bidang Program Aliansi Kerakyatan Indonesia Raya (Alkadira), Goben, berharap agar pasangan nomor urut 2, Jokowi-JK, agar bisa mengikuti jejak Prabowo-Hatta yang telah jauh-jauh hari mendeklarasikan siap menang dan siap kalah.
“Kita berkomitmen untuk melakukan proses kontrol dan mengawasi kinerja KPU agar bertugas dengan baik. Kita akan tunduk pada arahan Pak Prabowo yang telah menyatakan siap menang dan siap kalah. Dan saya rasa sikap itu harus ditiru juga oleh pasangan nomor urut 2,” tukasnya.
(sms)