Mubarok Akui Century Ancaman Pemerintahan SBY

Senin, 14 Juli 2014 - 16:32 WIB
Mubarok Akui Century...
Mubarok Akui Century Ancaman Pemerintahan SBY
A A A
JAKARTA - Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Ahmad Mubarok, dihadirkan sebagai saksi Anas Urbaningrum, terdakwa kasus Proyek Sport Center Hambalang, Bogor.

Dalam persidangan, Anas sempat menyinggung soal kasus pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) dan penetapan bank gagal berdampak sistemik terhadap Bank Century.

Berawal dari pertanyaan Anas, Mubarok mengakui, kasus Bank Century saat itu menjadi ancaman bagi Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Apakah Kasus Bank Century adalah ancaman yang serius tehadap pemerintahan pada saat itu?," tanya Anas di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (14/7/2014).

Mantan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat itu tidak membantahnya. "Iya" jawab Ahmad Mubarok.

Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) itu kembali melanjutkan pertanyaannya. "Kalau ini serius, apa seorang presiden pasti serius menghadapinya?," tanya Anas lagi.

"Logikanya begitu," jawab Mubarok.

Sebelumnya, Anas mengaku telah menyampaikan kepada penyidik KPK data perihal dugaan kecurangan dalam dana kampanye pemilihan presiden (pilpres) tahun 2009, yang kuat dugaan menggunakan bailout (dana talangan) ke Bank Century sebesar Rp6,7 triliun.
(maf)
Berita Terkait
Eks Deputi Gubernur...
Eks Deputi Gubernur BI Budi Mulya Ajukan Peninjauan Kembali ke MA
Batalkan Putusan PK...
Batalkan Putusan PK Pertama, MA Bebaskan Terpidana Bank Century
International Budget...
International Budget Partnership: Perpu Covid-19 Untuk Kepentingan Elit Ekonomi dan Politik
Mau Punya Mobil Seperti...
Mau Punya Mobil Seperti CEO Toyota? Siap-Siap, Century GRMN SUV Segera Meluncur!
Fahri Sindir Proyek...
Fahri Sindir Proyek Kereta Cepat: Presiden Nyaris Disalahkan karena Talangi Bank Rugi
3 Film yang Memiliki...
3 Film yang Memiliki Alur Cerita Mirip 20th Century Girl, Kisah Cinta Pertama Berakhir Nyesek
Berita Terkini
TNI-Polri Harus Profesional,...
TNI-Polri Harus Profesional, Prabowo: Jangan Ada Loyalitas Korps yang Sempit
Pakar Hukum Didit Wijayanto...
Pakar Hukum Didit Wijayanto Sebut Dian Sandi Harusnya Terkena Pasal 32 UU ITE, Bukan Roy Suryo
Lantik 1.177 Perwira...
Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Prabowo: Pangkat adalah Amanah dan Kepercayaan Rakyat
Prabowo Lantik 1.177...
Prabowo Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Anugerahkan Adhi Makayasa ke Lulusan Terbaik
Akademisi UI: Indonesia...
Akademisi UI: Indonesia Perlu Regulasi Atasi Ancaman Spionase dan Siber
Belum Genap 2 Bulan...
Belum Genap 2 Bulan Jabat Kepala BGN, Nanik Mundur untuk Pengobatan Jantung
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved