Anas sebut SBY dan Ibas sangat penting untuk diperiksa

Jum'at, 02 Mei 2014 - 13:13 WIB
Anas sebut SBY dan Ibas...
Anas sebut SBY dan Ibas sangat penting untuk diperiksa
A A A
Sindonews.com - Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengaku kecewa terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pasalnya, hingga saat ini lembaga antikorupsi itu belum juga memanggil Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) untuk diperiksa sebagai saksi.

Anas pertanyakan ulang sikap lembaga pimpinan Abraham Samad itu. Menurutnya, keterangan SBY dan Ibas penting untuk menjelaskan kasus gratifikasi pemberian hadiah mobil Toyota Harrier.

"Tetapi sampai sekarang, Pak SBY belum dimintai keterangan kesaksian atau didatangi oleh penyidik untuk dimintai keterangan kesaksian. Padahal menurut saya, Pak SBY itu saksi fakta penting, juga Mas Ibas," ujar Anas saat akan diperiksa di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Jumat (2/5/2014).

Anas menyatakan, untuk mendapatkan keterangan yang lengkap soal kasus gratifikasi, maka semua pihak perlu dimintai keterangan termasuk posisi SBY dan Ibas.

"Yang penting sebetulnya ya dari kasus saya ini. Yang sangat penting untuk dimintai kesaksian adalah Pak SBY," ucapnya.

Sebelumnya, Anas sempat mempertanyakan kenapa penyidik terkesan lambat untuk memanggil SBY dan Ibas. Katanya, SBY dan Ibas layak diperiksa. Keduanya merupakan saksi penting terkait proses kongres dan pembayaran uang muka mobil Toyota Harrier yang dinilai sebagai gratifikasi.

"Di bagian akhir pemeriksaan saya sempat bertanya mengapa sampai sekarang Pak SBY dan Mas Ibas belum diperiksa," kata Anas usai diperiksa KPK, Kamis 24 April lalu.

Kepada penyidik, pentolan ormas PPI itu sudah sering menyampaikan permintaannya agar SBY dan Ibas diperiksa oleh KPK. Bahkan, Anas meminta kedua orang tersebut dijadikan saksi yang meringankan.

Ibas dinilai layak diperiksa karena perannya sebagai Steering committee (SC) Kongres Demokrat di Bandung tahun 2010 lalu. Adapun SBY, disebut Anas membayar uang muka pembelian mobil Toyota Harrier. SBY memberikan Anas uang sebagai tanda terima kasih karena Partai Demokrat menjadi nomor satu dalam Pemilu Legislatif dan Presiden tahun 2009.
(hyk)
Berita Terkait
Eks Deputi Gubernur...
Eks Deputi Gubernur BI Budi Mulya Ajukan Peninjauan Kembali ke MA
Batalkan Putusan PK...
Batalkan Putusan PK Pertama, MA Bebaskan Terpidana Bank Century
International Budget...
International Budget Partnership: Perpu Covid-19 Untuk Kepentingan Elit Ekonomi dan Politik
Mau Punya Mobil Seperti...
Mau Punya Mobil Seperti CEO Toyota? Siap-Siap, Century GRMN SUV Segera Meluncur!
Fahri Sindir Proyek...
Fahri Sindir Proyek Kereta Cepat: Presiden Nyaris Disalahkan karena Talangi Bank Rugi
3 Film yang Memiliki...
3 Film yang Memiliki Alur Cerita Mirip 20th Century Girl, Kisah Cinta Pertama Berakhir Nyesek
Berita Terkini
Prabowo Sampaikan Belasungkawa...
Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani
Karier Febrie Tamat,...
Karier Febrie Tamat, Gus Lilur: Kejaksaan dan Kepolisian Kian Erat
PPATK Siap Bantu Lacak...
PPATK Siap Bantu Lacak Aliran Uang Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Gandeng KPK Jadi Sinyal...
Gandeng KPK Jadi Sinyal Kuat Kejagung Usut Kasus Eks Jampidsus
Percepat Proses Pengganti...
Percepat Proses Pengganti Jampidsus, Istana: Diputuskan Pekan Ini
Tito Karnavian: Kemendagri...
Tito Karnavian: Kemendagri dan Pemda Akan Dukung Penuh Optimalisasi Program BSPS
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved