Ini alasan Bawaslu banyak rekapitulasi provinsi ditunda

Kamis, 01 Mei 2014 - 14:35 WIB
Ini alasan Bawaslu banyak...
Ini alasan Bawaslu banyak rekapitulasi provinsi ditunda
A A A
Sindonews.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyebutkan penyebab banyaknya penundaan rekapitulasi beberapa provinsi dikarenakan adanya beberapa catatan dari sisi administratif yang mendapat kritikan dari partai politik dan pihaknya.

Hingga hari keenam rekap tingkat nasional hari ini, baru tujuh provinsi yang hasil pemilunya ditetapkan, yakni Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Gorontalo, Sumatera Barat, Bali, Kalimantan Tengah, Jambi, NTB. Sedangkan daerah yang ditunda yakni Riau, Banten, Lampung, Jawa Barat, DKI Jakarta, Bengkulu, Aceh, Jawa Tengah, dan DIY.

"Kejanggalan itu tidak sinkronnya antara surat suara yang digunakan dan pengguna hak pilih, apalagi perolehan suara sah dari secara keseluruhan," ujar Komisioner Bawaslu Nasrullah di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta. Kamis (01/4/2014).

Dia mengakui, faktor lain terdapat dalam Daftar Pemilih Khusus Tambahan (DPKTB) mengalami pembengkakan pemilih dengan jumlah yang cukup signifikan. "Oleh karena itu, inilah yang harus dijawab dan direspon oleh KPU," ujarnya.

Nasrullah menambahkan, terkait dengan protes beberapa parpol atau caleg atas rekap tingkat bawah yang belum clear, bisa menjadi rebutan antara satu parpol dengan parpol lainnya.

Bawaslu nantinya juga akan memberi rekomendasi agar hal tersebut bisa segera diselesaikan melalui rekapitulasi pada tingkat PPS, dengan cara membuka berita acara C1 atau C1 pleno.

"Kita ingin bahwa seluruh persoalan ini mampu dijawab sendiri oleh penyelenggara pemilu, Bawaslu dan KPU. Caranya harus menggoreksi pada tingkat bawah itu," tandasnya.
(kri)
Berita Terkait
Sistem Proporsional...
Sistem Proporsional Terbuka Dinilai Hadirkan Praktik Pasar Bebas
Bakal Caleg Partai Hanura...
Bakal Caleg Partai Hanura Diminta Tidak Boleh Menyerah
Eep Saefullah Fatah:...
Eep Saefullah Fatah: Sekolah Politik Bina Insan Mulia Dongkrak Suara PKB di 2024
Relawan Sobat Bang Hendra...
Relawan Sobat Bang Hendra Perkuat Pondasi Tim se-Jakpus dan Jaksel
Hari Pertama Pendaftaran,...
Hari Pertama Pendaftaran, Belum Ada Ajukan Gugatan Sengketa Pileg 2024 ke MK
MK Gelar Sidang Sengketa...
MK Gelar Sidang Sengketa Pileg 2024 Pekan Depan, Dibagi dalam 3 Panel
Berita Terkini
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved