Data hasil pemilu di delapan negara bermasalah
Jum'at, 25 April 2014 - 18:02 WIB
Data hasil pemilu di delapan negara bermasalah
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menunda rekap perhitungan suara dari delapan negara karena ditemukan masalah pada data yang dikirimkan panitia pemilihan luar negeri (PPLN) setempat.
Masalah itu ditemukan PPLN di Beijing (China), Berlin (Jerman) Kuala Lumpur (Malaysia), Islamad (Turki), Roma (Italia), dan Singapura.
Ketua Pokja Pemilihan Luar Wahid Supriyadi mengatakan, permasalahan itu berupa perbedaan data yang mencolok. Saksi parpol pun sepakat menunda rekapitulasi.
"Kami tunda dulu karena perlu pendalaman, kami mau cek, karena ada perbedaan signifikan, tapi sebagian sudah kami terima penjelasannya," ujar Wahid.
Wahid mengatakan, rekap data luar negeri yang bermasalah itu akan dilakukan menyusul, bersamaan dengan rekapitulasi data dari berbagai negara yang belum masuk.
Masalah itu ditemukan PPLN di Beijing (China), Berlin (Jerman) Kuala Lumpur (Malaysia), Islamad (Turki), Roma (Italia), dan Singapura.
Ketua Pokja Pemilihan Luar Wahid Supriyadi mengatakan, permasalahan itu berupa perbedaan data yang mencolok. Saksi parpol pun sepakat menunda rekapitulasi.
"Kami tunda dulu karena perlu pendalaman, kami mau cek, karena ada perbedaan signifikan, tapi sebagian sudah kami terima penjelasannya," ujar Wahid.
Wahid mengatakan, rekap data luar negeri yang bermasalah itu akan dilakukan menyusul, bersamaan dengan rekapitulasi data dari berbagai negara yang belum masuk.
(dam)