Pemilu masih pro kepada caleg pemilik modal

Kamis, 24 April 2014 - 17:51 WIB
Pemilu masih pro kepada...
Pemilu masih pro kepada caleg pemilik modal
A A A
Sindonews.com - Sistem proporsional terbuka atau caleg lolos berdasarkan suara terbanyak yang diterapkan sejak Pemilu Legislatif (Pileg) 2009 memberi dampak positif.

Hal itu dikatakan, politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi. Menurutnya, siapa caleg yang bekerja keras akan mendapatkan hasil yang baik dan berpeluang lolos.

Selain itu, sistem ini juga akan mendekatkan caleg dengan masyarakat, karena untuk dikenal masyarakat, caleg harus mendatangi pemilih. Namun ada dampak negatifnya, sistem suara terbanyak lebih menguntungkan pemilik modal.

"Meskipun adil tapi keadilan hanya untuk kaum pemilik modal. Caleg banyak duit yang datang tiga bulan sebelum pemilihan, dan bagi-bagi uang itulah yang dipilih oleh masyarakat," kata Viva Yoga di Kantor Formappi, Matraman, Jakarta Timur, Kamis (24/4/2014).

Dengan pola seperti itu, ideologi lambat laun akan menyusut dan politik uang menjadi semacam tradisi. Politik berubah menjadi transaksional. "Paling banyak menganut paham 'wani piro' menjelang hari H. Akhirnya pemilih transaksional semakin meningkat," ujarnya.

Menurutnya, kekuatan pemilik modal sangant dominan untuk menentukan pemenang. Sehingga caleg berkualitas jadi hilang karena perilaku masyarakat yang transaksasional.

Menurut Viva, kedepannya perlu dikaji bagaimana cara untuk penentuan caleg terpilih yang bisa menghilangkan aspek nepotisme, menghilangkan kekuatan uang, tetapi tetap bersikap adil lebih mendekatkan partai kepada konstituen.
(maf)
Berita Terkait
Sistem Proporsional...
Sistem Proporsional Terbuka Dinilai Hadirkan Praktik Pasar Bebas
Bakal Caleg Partai Hanura...
Bakal Caleg Partai Hanura Diminta Tidak Boleh Menyerah
Eep Saefullah Fatah:...
Eep Saefullah Fatah: Sekolah Politik Bina Insan Mulia Dongkrak Suara PKB di 2024
Relawan Sobat Bang Hendra...
Relawan Sobat Bang Hendra Perkuat Pondasi Tim se-Jakpus dan Jaksel
Hari Pertama Pendaftaran,...
Hari Pertama Pendaftaran, Belum Ada Ajukan Gugatan Sengketa Pileg 2024 ke MK
MK Gelar Sidang Sengketa...
MK Gelar Sidang Sengketa Pileg 2024 Pekan Depan, Dibagi dalam 3 Panel
Berita Terkini
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved