100 personel amakan rapat pleno KPU Kendal, hari ini

Sabtu, 19 April 2014 - 06:01 WIB
100 personel amakan...
100 personel amakan rapat pleno KPU Kendal, hari ini
A A A
Sindonews.com - Setidaknya 100 personel dikerahkan untuk mengamankan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kendal terkait hasil rekapilutasi Pileg 2014.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Polres Kendal untuk memberikan pengamanan pada pelaksanaan Rapat Pleno nanti. Dari informasi yang kami terima akan ada sekitar 100 personel yang akan diterjunkan,” kata Divisi Sosialisasi Pemilu KPU Kabupaten Kendal, Hevy Indah Oktaria, kemarin.

Personel kepolisian yang diterjunkan akan mengamankan di lokasi rapat pleno. Selain itu, sejumlah personel TNI juga akan dilibatkan dalam pengamanan itu.

“Pihak TNI sudah siap membantu memberikan pengamanan, namun tidak ke lokasi. Untuk di lokasi sepenuhnya akan dijaga oleh polisi,” imbuhnya.

Ketua KPU Kabupaten Kendal, Wahidin Said menambahkan pelaksanaan rapat pleno hari ini sudah dipersiapkan secara matang. “Kami sudah melakukan persiapan secara matang untuk rapat pleno,” katanya.

Menurut dia, dalam rapat akan dihadiri saksi dari partai politik, saksi DPD, ketua parpol, Panitia Pemilu Kecamatan (PPK), dan Muspida. “Itu undangan resmi yang kami sebarkan,” lanjut dia.

Sedangkan untuk mengantisipasi membludaknya peserta di luar undangan, KPU menyiapkan tempat khusus serta LCD. “Kami sudah menyediakan tratak dan LCD jumlahnya ada dua. Hal itu untuk menjaga suasana tetap kondusif,” tuturnya.

Rapat pleno akan digelar dua hari, namun tidak menutup kemungkinan akan selesai dalam waktu sehari saja.

KPU terbuka bagi pendapat maupun protes dari peserta namun harus disampaikan seseuai aturan. “Protes diperbolehkan, asal melalui saksi masing-masing, karena aturannya seperti itu. Sebab, saksi itu yang telah diserahi mandat dari caleg maupun parpol. Nah, kalau ada kejadian yang tidak diinginkan, kami sudah bekerja sama dengan aparat kepolisian,” tegasnya.

Rapat pleno hanya merekap seluruh pemungutan suara, penetapan secara resmi 11-13 Mei 2014.
(lns)
Berita Terkait
Sistem Proporsional...
Sistem Proporsional Terbuka Dinilai Hadirkan Praktik Pasar Bebas
Bakal Caleg Partai Hanura...
Bakal Caleg Partai Hanura Diminta Tidak Boleh Menyerah
Eep Saefullah Fatah:...
Eep Saefullah Fatah: Sekolah Politik Bina Insan Mulia Dongkrak Suara PKB di 2024
Relawan Sobat Bang Hendra...
Relawan Sobat Bang Hendra Perkuat Pondasi Tim se-Jakpus dan Jaksel
Hari Pertama Pendaftaran,...
Hari Pertama Pendaftaran, Belum Ada Ajukan Gugatan Sengketa Pileg 2024 ke MK
MK Gelar Sidang Sengketa...
MK Gelar Sidang Sengketa Pileg 2024 Pekan Depan, Dibagi dalam 3 Panel
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved